Ratusan Remaja di Papua Barat Daya Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Indonesia Taekwondo Fun
SORONG KOTA, melanesiapost.com — Sebanyak ratusan remaja dari delapan dojang (tempat latihan) di Provinsi Papua Barat Daya antusias mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang diselenggarakan oleh Indonesia Taekwondo Fun (ITFun) Provinsi Papua Barat Daya pada Minggu, 1 November 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dojang dari dua wilayah, yakni lima dojang berasal dari Kabupaten Sorong dan tiga dojang dari Kota Sorong.
Ketua ITFun Kabupaten Sorong, Benjamin Mobalen, yang hadir memantau langsung jalannya kegiatan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya UKT yang berjalan dengan baik. Menurutnya, momentum ini menjadi tolak ukur pembinaan generasi muda melalui cabang olahraga taekwondo.
"Adik-adik yang terdidik dari lima dojang di Kabupaten Sorong ini, yang diikuti kurang lebih 63 siswa untuk kenaikan tingkat, menjadi salah satu tolak ukur generasi muda. Anak-anak ini harus dididik dan dilatih sehingga mereka mempunyai jenjang olahraga yang luar biasa," ujar Benjamin saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Minggu (01/11/2026).
Benjamin juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus Kabupaten Sorong yang selama ini konsisten mendidik para atlet muda hingga dapat mengikuti tahap kenaikan tingkat.
Berdasarkan data panitia, jumlah peserta UKT yang berasal dari Kabupaten Sorong total mencapai kurang lebih 65 siswa (tercatat 63 hingga 65 peserta aktif), dengan rincian sebagai berikut:
- Dojang Wolfves: 36 siswa
- Dojang Rajawali: 10 siswa
- Dojang Alligator: 7 siswa
- Dojang Masariku: 7 siswa
- Dojang Black Panther: 5 siswa
(Sementara itu, 3 dojang lainnya berasal dari wilayah Kota Sorong).
Dalam kesempatan tersebut, Benjamin turut mengungkapkan harapan besar agar para atlet muda di daerah dapat terus berkembang dan menorehkan prestasi hingga kancah yang lebih luas. Ia berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah.
"Harapan saya sebagai ketua pengurus, bagaimana supaya anak-anak ini punya bakat yang luar biasa dan Pemerintah Kabupaten Sorong mendukung dengan sepenuhnya. Sehingga mereka bukan sebatas di dojang untuk kenaikan tingkat ini, tetapi mereka sudah punya prestasi, dan pemerintah bisa membantu kami agar mereka bisa ikut lomba di luar Papua Barat Daya," tegasnya.
Menyinggung soal fasilitas, Benjamin mengakui bahwa jajarannya masih menghadapi kendala keterbatasan sarana dan prasarana. Kendati demikian, ia memandang hal tersebut sebagai motivasi untuk terus bergerak maju.
"Untuk masalah fasilitas, kami dari pengurus Kabupaten Sorong agak kurang fasilitas. Tapi saya percaya bahwa pengurus ini luar biasa. Kekurangan kami bukan kelemahan kami, tapi kami berupaya melangkah sedikit demi sedikit. Ke depan, kami berharap dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sorong untuk membantu melengkapi kekurangan-kekurangan kami," pungkasnya.
Melalui kegiatan UKT ini, diharapkan pembinaan prestasi olahraga taekwondo di Provinsi Papua Barat Daya, khususnya di Kabupaten dan Kota Sorong, semakin menunjukkan perkembangan positif serta melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di masa depan.(Red)