Persipura Turun ke Peringkat Ketiga, RD Janji All Out di Tiga Laga Sisa

Persipura Turun ke Peringkat Ketiga, RD Janji All Out di Tiga Laga Sisa

Jayapura, Melanesiapost – Langkah Persipura Jayapura untuk mengamankan tiket promosi ke Liga 1 menemui hambatan setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Persela Lamongan di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (11/4/2026) malam. Menanggapi hasil mengecewakan tersebut, pelatih kepala Persipura, Rahmad Darmawan (RD), menyampaikan permohonan maaf kepada publik Papua.


Meski mendominasi permainan dan mendapatkan sejumlah peluang emas, termasuk hadiah penalti yang gagal dikonversi menjadi gol oleh William Lugo, tim berjuluk Mutiara Hitam harus puas berbagi satu poin dengan Laskar Joko Tingkir.

Usai laga, Rahmad Darmawan tidak menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengakui bahwa skuatnya gagal memanfaatkan momentum meski telah bermain agresif sepanjang pertandingan.

"Pertama, saya memohon maaf kami belum memberikan kebahagiaan hasil tiga poin. Kami sudah melakukan berbagai cara dan instruksi, namun hasil tidak sebanding dengan jumlah peluang yang didapatkan hari ini, termasuk penalti yang gagal," ujar RD dalam sesi konferensi pers.

RD menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas hasil tersebut dan enggan menyalahkan pemain secara individu. "Sebagai pelatih, saya punya tanggung jawab besar untuk menangani situasi ini. Saya harap ini tidak mematahkan semangat pemain," tambahnya.


Hasil imbang ini membuat posisi Persipura di klasemen Grup Timur Pegadaian Championship menjadi krusial. Dengan raihan 47 poin, Mutiara Hitam kini menempel ketat PSS Sleman yang berada di puncak klasemen dengan 49 poin. Namun, persaingan semakin sengit menyusul kemenangan Barito Putera atas PSS Sleman di laga lainnya.

RD menyadari bahwa ketergantungan pada hasil tim lain kini menjadi tantangan tambahan. Kendati demikian, ia menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil habis-habisan (all out) di tiga laga tersisa melawan PSIS Semarang, Persipal FC, dan Persiku.

"Tiga laga ke depan ini akan lebih susah. Saya sudah ingatkan pemain untuk jangan membuat kesalahan lagi. Kami tidak akan tinggal diam dan akan tetap fokus maksimal untuk menyapu bersih sisa pertandingan demi target ke Liga 1," tegas mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Di sisi lain, pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengaku bersyukur bisa mencuri poin di kandang Persipura. Walaupun peluang Persela untuk lolos ke kasta tertinggi tergolong tipis, ia memastikan timnya tetap menjunjung profesionalisme.

"Persipura adalah tim yang bagus dan tampil agresif hari ini. Target kami memang mencuri poin, dan saya mengapresiasi kedisiplinan pemain dalam bertahan hingga peluit akhir," kata Bima Sakti.

Persipura kini harus segera berbenah untuk menghadapi laga krusial selanjutnya menjamu PSIS Semarang. Tiga pertandingan mendatang akan menjadi penentu nasib tim kebanggaan masyarakat Papua tersebut untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (Red)