DPPLH Kota Sorong Bersihkan Pantai Dofior yang Kini Viral Jadi Destinasi Wisata Keluarga

DPPLH Kota Sorong Bersihkan Pantai Dofior yang Kini Viral Jadi Destinasi Wisata Keluarga

Kota Sorong, melanesiapost.com – Dinas Perlindungan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (DPPLH) Kota Sorong melancarkan aksi bersih-bersih di area Pantai Dofior. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan DPPLH untuk mengendalikan pencemaran dan kerusakan lingkungan di wilayah tersebut(11/12/25).

Fokus pada Pembersihan Pesisir Pantai
Kepala Seksi Kerusakan Lingkungan Hidup DPPLH Kota Sorong, TRINAIK Effendy Sitorus, SE, menjelaskan bahwa program ini sengaja difokuskan pada pembersihan pesisir Pantai Dofior karena lokasi tersebut kini tengah menjadi sorotan dan viral sebagai destinasi wisata.

"Ini adalah program kit dibidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Untuk apa, dalam rangka pembersihan pesisir pantai. Karena kita lihat, sekarang ini lagi viral. Walaupun dia sudah lama, tapi sekarang-sekarang ini merupakan tempat keluarga untuk berwisata juga di tempat ini. Sehingga kita memprogramkan untuk membersihkan pesisir pantai, sehingga bisa lain kali masyarakat juga bisa menikmatinya," ujar Sitorus.


Selain aksi bersih-bersih, DPPLH Kota Sorong juga menjalankan beberapa program pemantauan dan pengendalian lingkungan lainnya:

Program penyurutan (pengerukan/normalisasi) yang telah dilakukan terus berlanjut, dan kebersihan pesisir pantai akan dijaga secara konsisten.

Pengujian Kualitas Air: DPPLH berencana mendatangkan tim laboratorium dari luar daerah untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kualitas air di kota sorong.

Pemantauan Lahan Penyebab Banjir: Pihak dinas juga akan mengidentifikasi dan memantau lahan yang mengalami perubahan, yang disinyalir menjadi penyebab terjadinya banjir, termasuk memantau perkembangan banjir-banjir kecil yang terjadi di Kota Sorong.

Menutup wawancaranya, TRINAIK Effendy Sitorus, SE, menyampaikan himbauan penting kepada masyarakat dan pengunjung Pantai Dofior.

"Ya, kalau bisa kita berwisata, kita datang ke sini, kita juga jangan membuang sampah. Setidaknya paling rendah, ya, tidak membuang sampah saja," tegasnya.

Mengingat Pantai Dofior adalah destinasi yang ramah biaya dan menawarkan akses gratis, menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama agar keindahan dan kelestariannya dapat terus dinikmati.

"Kita bisa menikmati, karena memang ini yang gratis dan tidak menggunakan biaya. Mungkin cuma biaya motor saja, parkir, tapi kita jaga agar pantainya tetap lestari," tutupnya.(ZW)