Fokus Layanan Dasar, Kepala Distrik Seremuk Evaluasi Satu Bulan Kepemimpinan

Fokus Layanan Dasar, Kepala Distrik Seremuk Evaluasi Satu Bulan Kepemimpinan

Teminabuan, Melanesiapost – Menghadirkan pemerintahan yang benar-benar bekerja untuk rakyat bukan sekadar janji manis bagi Kepala Distrik Seremuk, Jhony Kaliele, S.Sos. Memasuki satu bulan masa kepemimpinannya, Jhony langsung tancap gas dengan menggelar rapat koordinasi perdana bersama seluruh pemangku kepentingan di Distrik Seremuk.

Pertemuan yang melibatkan para kepala kampung, tenaga kesehatan, aparat keamanan, hingga tokoh masyarakat ini menjadi momen evaluasi sekaligus penyelarasan visi. Fokus utamanya jelas: pelayanan dasar masyarakat harus maksimal.


Jhony menegaskan, rapat ini adalah langkah konkret untuk memastikan mesin pemerintahan distrik hingga kampung berjalan terarah.

“Tadi kami melaksanakan rapat perdana sebagai evaluasi awal di bulan pertama kepemimpinan. Fokus kami adalah pelayanan kesehatan, pendidikan, serta tata kelola pemerintahan di delapan kampung,” ujar Jhony usai pertemuan tersebut.

Menurutnya, koordinasi yang kuat antara pemerintah distrik dan kampung adalah kunci agar program pembangunan tidak hanya indah di atas kertas, tetapi terasa nyata di lapangan.

“Kami tidak ingin pemerintahan berjalan biasa-biasa saja. Evaluasi ini menjadi dasar untuk memperbaiki kekurangan dan memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” tegasnya.

Selain sektor dasar, Distrik Seremuk tengah mempersiapkan menyambut program strategis dari pusat. Salah satunya adalah pengembangan Kampung Nelayan di Klaogin dan Gamarur melalui dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Program ini diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian bagi masyarakat pesisir. Tak hanya itu, sektor pariwisata juga mulai menggeliat. Dalam waktu dekat, Gubernur Papua Barat Daya dijadwalkan hadir langsung untuk meresmikan (launching) homestay di Kampung Klaogin.

"Ini kebanggaan bagi kami. Homestay ini adalah bagian dari penguatan pariwisata berbasis masyarakat adat. Kami ingin menjadi masyarakat pelaku utama, agar ekonomi bergerak dan nelayan kita bisa 'naik kelas'," jelas Jhony dengan optimis.

Jhony juga memberikan perhatian khusus pada disiplin aparatur dan pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa transparansi dalam pengelolaan dana kampung adalah harga mati.

“Puskesmas harus aktif melayani, sekolah-sekolah harus berjalan baik. Tenaga pendidik dan kesehatan harus benar-benar hadir untuk rakyat. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci pemerintahan yang bersih,” tambahnya.

Menutup arahannya, Jhony mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari tokoh adat hingga tokoh agama—untuk bersatu padu. Ia berkomitmen bahwa pemerintah distrik tidak hanya akan menunggu instruksi, melainkan aktif "menjemput bola" program-program pembangunan dari pusat maupun daerah.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Mari kita tinggalkan perbedaan dan fokus membangun agar Distrik Seremuk benar-benar maju dan berdaya saing,” tutupnya.

Dengan sinergi yang kuat, Distrik Seremuk kini menampilkan optimisme masa depan pembangunan yang lebih mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Sorong Selatan.(GK)