Gubernur PBD Salurkan Alat Bantu dan Ikut Panen Raya Tani Disabilitas di Kabupaten Sorong
Sorong, Melanesiapost.com – Penyandang disabilitas dari sektor UMKM, tani, dan wanita disabilitas, bersama anak panti asuhan serta lansia di Kabupaten Sorong, menerima bantuan sosial yang diserahkan langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu.
Penyerahan bantuan tersebut didampingi Ketua TP PKK Provinsi Papua Barat Daya, Orpa Kambuaya, yang berlangsung di SP 2, Kabupaten Sorong, pada Jumat (9/1/2026). Selain memberikan bantuan alat bantu fisik dan paket sembako, Gubernur juga ikut serta dalam prosesi panen raya di ladang yang dikelola oleh para petani disabilitas.
Diketahui kegiatan ini merupakan dari arahan khusus Gubernur yang menjadikan layanan bagi kelompok disabilitas serta keluarga tidak mampu sebagai prioritas utama di Provinsi Papua Barat Daya (PBD).
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak PBD, Anance Nauw, menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan mobilitas kelompok rentan agar memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan, hingga peluang ekonomi.
"Tujuannya adalah memenuhi kebutuhan dasar bagi disabilitas serta mencukupi kebutuhan pangan bagi lansia dan anak panti sebagai bentuk perlindungan sosial negara," ujar Anance.
Bantuan yang disalurkan bersumber dari Dana Otsus melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025. Rinciannya meliputi 50 unit alat bantu fisik (kursi roda, tongkat ketiak, tongkat kaki tiga, dan alat bantu dengar) serta total 330 paket permakanan yang dibagi rata untuk penyandang disabilitas, lansia terlantar, dan anak panti asuhan. Program ini merupakan kolaborasi antara Dinas Sosial, Dinas P3A, dan TP PKK Provinsi PBD.
Gubernur Elisa Kambu menyampaikan apresiasi kepada para pendamping dan pengelola panti yang telah mendedikasikan hidup untuk kelompok rentan.
"Apa yang dibawa hari ini jangan dilihat dari jumlahnya, karena pasti tidak memenuhi seluruh kebutuhan hidup. Namun, ini adalah niat tulus untuk memastikan semua anak bangsa mendapatkan perhatian yang sama," ungkap Elisa Kambu.
Gubernur juga memberikan semangat bagi penyandang disabilitas agar tidak merasa berkecil hati. "Tidak ada perbedaan antara orang normal dan disabilitas. Yang diperlukan adalah semangat untuk berjuang meraih masa depan. Jika semangat itu ada, Tuhan akan menyertai langkah kita," katanya.
Usai seremoni penyerahan, Gubernur bersama rombongan ke lahan pertanian untuk mengikuti panen raya. Berbagai komoditas mulai dari kacang panjang, terong, hingga ubi dipanen bersama para petani disabilitas.
Koordinator UMKM Disabilitas sekaligus Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) PBD, Pariyem, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran Gubernur. Selain alat bantu kesehatan, kelompok tani disabilitas juga menerima bantuan berupa dua unit traktor dan alat pertanian lainnya.
"Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Ketua PKK. Meski belum semua terakomodir karena keterbatasan, Bapak Gubernur berjanji bantuan ini akan dilakukan secara bertahap ke depannya," ujar Pariyem.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi PBD, Yakob Karet, jajaran pejabat eselon II di lingkungan Pemprov PBD, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Sorong. (RY)