Tatap Muka di Pulau Buaya, Gubernur PBD Bagikan Sembako dan PMT: Pastikan Anak Sekolah dan Jaga Kamtibmas
SORONG, melanesiapost.com - Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat di Pulau Raam (Pulau Buaya), Kota Sorong. Kunjungan ini dirangkai dengan sejumlah kegiatan sosial, mulai dari Pengobatan Gratis, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Balita, sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga penyuluhan bahaya Napza dan aborsi bagi pelajar SD dan SMP.
Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menekankan pentingnya silaturahmi sebagai fondasi utama pembangunan di provinsi termuda ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW, Distrik, hingga Provinsi untuk kembali bersatu padu pasca pesta demokrasi.
"Pemilu sudah selesai, pemilu sudah habis. Ini waktunya kita membangun, bukan kembali mengingat pemilu lagi. Kalau ingat pemilu lagi nanti dendam berkepanjangan, fitnah berlebihan. Kita harus bersatu, karena tidak ada orang yang bisa kerja sendiri," tegas Gubernur di hadapan warga Pulau Raam.
Sebagai wujud kepedulian kasih, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyalurkan bantuan sembako sebanyak 250 paket yang berisi telur, minyak goreng, dan beras. Gubernur menegaskan bahwa bantuan ini diberikan secara gratis dengan prioritas bagi janda, anak yatim, lansia, serta ibu hamil dan menyusui.
Gubernur juga menyoroti pentingnya intervensi kesehatan sejak dini, khususnya pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah stunting dan menciptakan generasi Papua yang unggul.
"Dalam visi saya, kita ingin membangun Papua Barat Daya yang hebat. Syarat utamanya anak-anak Papua harus sehat jasmani dan rohani. Sehat tidak turun dari langit, harus dikerjakan. Ibu hamil harus rajin ke Posyandu atau Puskesmas, minum vitamin, dan jaga asupan gizi," ujarnya.
Ia juga menyosialisasikan program strategis Presiden RI, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipastikan akan berjalan tahun depan, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis cukup dengan menunjukkan tanggal lahir (KTP) di fasilitas kesehatan pemerintah.
Selain kesehatan, Gubernur Elisa Kambu memberikan atensi khusus pada sektor pendidikan. Ia mengingatkan para orang tua di Pulau Raam agar tidak terlena dengan kekayaan alam semata, melainkan wajib menyekolahkan anak-anak mereka.
"Bapak/Ibu jangan bangga karena punya laut luas atau hutan banyak. Hutan dan laut tidak akan membawa kita berubah, yang bisa merubah adalah pendidikan. Kalau orang Papua tidak sekolah, tidak akan bisa maju. Sekolah adalah pintu dunia," pesannya dengan nada tegas.
Ia juga mengingatkan orang tua untuk memberikan nafkah yang halal bagi anak-anak, menjauhi perjudian, dan menciptakan lingkungan rumah yang bebas kekerasan agar mental dan karakter anak terbentuk dengan baik.
Menutup arahannya, Gubernur mengingatkan bahwa segala bentuk pembangunan, baik infrastruktur maupun ekonomi, hanya bisa berjalan jika daerah dalam kondisi aman.
"Kalau tempat ini aman, anak-anak bisa sekolah baik, ibu-ibu bebas berusaha, dan banyak orang mau datang. Tapi kalau kacau, ribut, atau ada kekerasan, orang tidak akan datang dan daerah ini akan gelap. Mari kita pastikan daerah ini aman," pungkasnya. (ZW)