Keluarga dan Warga Tuntut Pembebasan Tahanan yang Ditangkap dalam Aksi Protes Pemindahan Tapol
Puluhan massa yang terdiri dari keluarga tahanan dan warga menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Sorong kota, pada Jumat (29/8/2025) sore. Aksi ini menuntut kebebasan keluarga mereka yang ditangkap saat unjuk rasa sebelumnya pada Rabu (27/8/2025) lalu.
Selain itu, massa juga memprotes transfer empat tahanan politik (tapol) ke Makassar.
Aksi dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Massa bergerak dari Kompleks Yohan menuju Mapolresta dengan berjalan kaki sambil bernyanyi dan berorasi. Setibanya di lokasi, mereka disambut puluhan personel polisi yang telah bersiaga dengan tiga unit kendaraan taktis dan dua truk Dalmas.
Meski mendapat penjagaan ketat, massa tetap melanjutkan orasi. Dalam aksi ini, para mama-mama Papua yang melakukan orasi dan meminta para pria untuk tidak bergabung, melainkan hanya memantau dari kejauhan.
Aksi ini dipicu oleh penangkapan empat orang di kediaman Abraham Goram di belakang Kompleks Yohan pada pukul 15.00 WIT. Penangkapan tersebut memicu kemarahan warga dan keluarga. Hingga pukul 17.00 WIT, massa telah membubarkan diri. Namun, aparat kepolisian tetap berjaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi eskalasi.
(Rabin.Y)