Dekranasda Kota Sorong resmi dilantik : Diharapkan Kolaborasi Lintas Sektor
Kota Sorong — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sorong secara resmi mengukuhkan dan melantik Ketua beserta jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2025-2030. Upacara pelantikan digelar di Gedung L. Jitmau, halaman Kantor Walikota Sorong, pada Kamis pagi (09/10/25).
Acara penting ini dibuka oleh sambutan dari Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Papua Barat Daya, Jemima Elisabeth Lobat.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Dekranasda Kota Sorong yang baru dilantik, beliau mengajak seluruh pengurus untuk segera membangun kerja sama dan kolaborasi yang solid.
"Pada momen acara pelantikan pengurus Dekranasda Kota Sorong pagi ini, saya sebagai Ketua Dekranasda Kota Sorong mengajak kepada kita semua, terutama Bapak Ibu pengurus Dekranasda yang baru saja dilantik, agar terus kita membangun kerja sama yang baik," ujar Ketua Dekranasda.
Beliau menekankan pentingnya sinergi untuk melaksanakan tugas dan fungsi di bidang masing-masing.
Ketua Dekranasda juga menjelaskan bahwa Dekranasda adalah lembaga yang memiliki posisi unik karena ditandatangani dan dilekatkan pada berbagai kementerian/lembaga (LK) di pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Ini tercermin dalam struktur pengurus yang baru dilantik. Jika sebelumnya Dekranasda sering dipandang hanya berada di bawah Dinas Perindustrian atau Perdagangan, kali ini pelantikan pengurus melibatkan perwakilan dari enam lembaga kementerian/dinas terkait, yaitu:
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Keuangan, Perindustrian, Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kesehatan, Pendidikan.
"Dari keenam lembaga kementerian inilah, sehingga Dekranasda adalah satu-satunya lembaga atau organisasi yang melekat pada kementerian-kementerian atau dinas-dinas terkait yang ada di pusat, provinsi, bahkan sampai di kabupaten/kota," jelasnya.
Ketua Dekranasda menambahkan bahwa dalam upaya membangun mitra kerja, Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun Kota Sorong, adalah "pekerja-pekerja" Dekranasda sesuai dengan Anggaran Dasar (AD/ART) yang berlaku di seluruh Indonesia.
Ia juga meluruskan anggapan bahwa Dekranasda Kota Sorong adalah lembaga yang baru.
"Dekranasda Kota Sorong, sebelum kita dibentuk di tahun ini untuk menjadi definitif, Kota Sorong itu tidak pernah mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dekranasda yang dilakukan melalui Zoom pada tahun 2020. Maka, Dekranasda ini bukan baru di Kota Sorong," ungkapnya.
Bahkan, Dekranasda Kota Sorong memiliki prestasi yang patut dibanggakan, yakni pernah memperoleh penilaian di 10 besar dari seluruh Dekranasda di Indonesia. Prestasi ini menjadi motivasi bagi pengurus baru untuk membawa kerajinan dan UMKM Kota Sorong ke tingkat yang lebih tinggi.(SA)