RTRW Se-Papua Barat Daya Rampung Disusun, Pemerintah Daerah Siap Terapkan Kebijakan Penataan Wilayah

RTRW Se-Papua Barat Daya Rampung Disusun, Pemerintah Daerah Siap Terapkan Kebijakan Penataan Wilayah

Kota Sorong, Pemerintah Daerah Provinsi PBD Lima kabupaten Satu kota resmi menutup rangkaian kegiatan penyusunan Laporan Akhir Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang digelar di Hotel Panorama Kota Sorong, jumat (17/10/2025). 

Kegiatan tersebut menandai berakhirnya tahapan penting dalam perencanaan tata ruang yang menjadi dasar pembangunan wilayah ke depan. 

Acara penutupan dihadiri oleh pejabat, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, dan organisasi perangkat daerah OPD, organisasi perusahaan, perwakilan Kementerian ATR/BPN, DPRD, serta sejumlah pemangku kepentingan dari instansi teknis dan akademisi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta pihak terkait. 

Ekspose Laporan akhir RTRW Tahun 2025-2045 dibuka oleh Gubernur PBD Elisa Kambu, dilanjutkan sambutannya, menyampaikan bahwa RTRW merupakan dokumen strategis yang menjadi pedoman dalam penataan ruang wilayah secara berkelanjutan.

“RTRW bukan sekadar dokumen teknis, tetapi arah pembangunan jangka panjang yang memastikan keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujar Elisa kambu. 

"laporan akhir ini telah melalui serangkaian proses konsultasi publik, verifikasi data, serta penyesuaian dengan kebijakan nasional dan rencana pembangunan daerah. Hasilnya akan menjadi dasar bagi penyusunan peraturan daerah tentang RTRW di kabupaten kota Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2025-2045.


Elisa kambu menekankan, Ekspose laporan akhir, rencana tata ruang, ini tentu ada kajian dialog dan konsuldasi yang cukup panjang kita lakukan bersama-sama. Banyak yang telah didokumentasikan digumuli oleh seluruh pihak dari lima kabupaten satu kota PBD. 

" melalui forum ini, merekam kebutuhan-kebutuhan ruang di Wilayah itu. Kami di Provinsi hanya mengkompilasi semua dokumen. Kerja secara intensif yang dilakukan itu teman-teman di kabupaten kota. Tata ruang wilayah sebagai dokumen resmi ini sangat strategis untuk kemajuan pembangunan di daerah tersebut. 

Menurut dia semua pihak baik dari pemerintah maupun swasta untuk terus mendukung kemajuan pembangunan di papua Barat Daya ini tugas kita selanjutnya adalah melaksanakan Sekaligus mengawasi.

"Saya pribadi ini sangat berterima kasih untuk teman-teman yang konsisten menaruh perhatian untuk tata ruang ini.

Mudah-mudahan dengan semangat, kebersamaan, komitmen yang kuat diantara kita semua dukungan ini cepat diselesaikan dalam rangka memberikan kepastian hukum.

Untuk kita dalam mengisi ruang-ruang itu untuk 20 tahun ke depan. saya ingin mengingatkan kita semua, terutama para kepala daerah, ruang kita masih terbuka sampai dengan laporan akhir.

Mohon jangan sampai kesempatan ini dilewatkan 

Saya yakin teman-teman dari tim asisten juga selalu terbuka dan welcome untuk teman-teman. Silahkan bergabung untuk memberikan informasi. demi kepentingan nasional, kepentingan regional,

tapi juga kepentingan kita di Papua Barat Daya," tutup Kambu. 

Acara penutupan diakhiri dengan foto bersama seluruh OPD Pemerintah daerah berharap, dengan selesainya laporan akhir ini, arah pembangunan wilayah dapat lebih terarah dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.(EW)