Warga Serbu Pasar Murah di Aimas, Gubernur Instruksikan Tambah Stok Sembako
Sorong, Melanesiapost – Ratusan warga memadati Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, pada Selasa (17/3/2026) pagi. Mereka antusias mengantre demi mendapatkan paket sembako dalam gelaran Pasar Murah yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Pasar murah ini digelar dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga bahan pokok menjelang Idulfitri 1447 H. Namun, tingginya animo masyarakat membuat lokasi acara diserbu warga hingga terjadi antrean panjang di bawah cuaca panas.
Mekanisme penyaluran sembako kali ini diberlakukan secara ketat. Sesuai aturan, pasar murah ini dikhususkan bagi masyarakat OAP dengan syarat membawa fotokopi KTP dan KK. Prioritas utama diberikan kepada Muslim Papua, lansia, janda, dan warga berdomisili di Kabupaten Sorong.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, yang membuka langsung acara pada pukul 10.40 WIT, menegaskan bahwa pasar murah kali ini memiliki kriteria khusus. Penyaluran diprioritaskan bagi Orang Asli Papua (OAP) yang beragama Islam, lansia, janda, serta warga domisili Kabupaten Sorong.
"Kenapa dikhususkan untuk OAP? Karena sumber dananya berasal dari Dana Otonomi Khusus (Otsus). Semua administrasi kami lakukan ketat sesuai aturan agar tidak ada masalah hukum di kemudian hari," ujar Elisa Kambu di hadapan warga.
Setiap warga yang memenuhi syarat wajib membawa fotokopi KTP dan KK serta uang tunai sebesar Rp100.000 untuk ditukar dengan satu paket sembako. Adapun paket tersebut berisi: beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kg, dan telur ayam 1 ram.
Melihat kondisi di Alun-alun di mana warga sudah berkumpul sejak pagi dan stok yang disediakan dinilai terbatas, Gubernur Elisa Kambu langsung mengambil langkah cepat. Ia menginstruksikan penambahan stok guna memastikan warga yang sudah mengantre dapat terakomodasi.
"Tadi karena stok terbatas, saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Sorong untuk menambah pasokan. Saya harap proses penyaluran berjalan tertib dan semua yang berhak dapat menerima manfaatnya," tegas Gubernur.
Dalam pembukaan tersebut, Gubernur didampingi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Viktor Solossa, Plt Kepala Disperindag Papua Barat Daya Sellvyana Sangkek, serta jajaran Forkopimda.
Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di GOR Pancasila, Kota Sorong, yang juga mendapatkan respons luar biasa dari masyarakat setempat. Meski sempat terjadi aksi saling dorong karena cuaca panas, situasi secara umum tetap terkendali hingga sore hari. (Red)