Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam di Perairan Siri-Siri, Tim SAR Sorong Terjunkan Personel
SORONG, melanesiapost — Sebuah speedboat bermesin 250 PK milik Pemerintah Kabupaten Fakfak dilaporkan tenggelam di perairan Kampung Siri-Siri, Distrik Inanwatan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, pada Senin (12/10/2026) pagi.
Berdasarkan laporan awal Operasi SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Sorong, kapal tersebut mengangkut 10 orang penumpang dan awak kapal saat insiden terjadi sekitar pukul 05.45 WIT.
Informasi kecelakaan laut ini diterima oleh KPP Sorong pada pukul 08.40 WIT dari pihak keluarga korban, Amarak Heremba. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue KPP Sorong memberangkatkan personel menuju lokasi kejadian pada pukul 09.00 WIT.
"Tim SAR telah digerakkan menuju titik koordinat 2° 8'4.96"S - 132° 7'26.62"E untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan," demikian keterangan tertulis resmi KPP Sorong, Senin (12/10/2026).
Lokasi kejadian berjarak sekitar 91,5 nautical miles (NM) garis lurus atau 124,85 NM jalur tempuh laut dari Pelabuhan Perikanan Sorong. Tim SAR memperkirakan waktu tiba (Estimated Time of Arrival/ETA) di lokasi pada pukul 18.00 WIT dengan menggunakan Kapal Rescue Boat (RB 221) serta armada darat Rescuer CAR Gultor. Operasi pencarian turut dibantu oleh masyarakat setempat.
Berdasarkan data awal yang dirilis KPP Sorong, sepuluh orang yang berada di dalam speedboat tersebut meliputi sejumlah pejabat daerah, anggota legislatif, serta staf dan pengemudi:
1. Badarudin Heremba (Anggota DPR Provinsi Papua Barat)
2. Aroby Hindom (Pj. Sekda Fakfak)
3. Arif Rumagesan (Asisten 1 Setda Fakfak)
4. Wa Ode Sahara (Anggota DPRK Fakfak)
5. Kris Ubra (Kabag Umum Pemda Fakfak)
6. Kokter
7. Fiky Gredenggo (Staf Bagian Umum)
8. Harun Serbunit (Pengemudi Speedboat)
9. Anawiah Iha
10. M. Ali Heremba (Warga Tampagaram, Kota Sorong).
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), operasi pencarian di perairan Siri-Siri diperkirakan menghadapi tantangan jarak pandang akibat kabut asap.
Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berkabut asap dengan kecepatan angin berhembus dari arah Selatan ke Utara antara 18 hingga 24 knot. Tinggi gelombang laut berkisar antara 0,5 meter hingga 2,0 meter, dengan jarak pandang rata-rata berkisar 5 kilometer.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan bersama warga masih melakukan penanganan di lapangan. Perkembangan terkait kondisi para korban akan diperbarui setelah ada konfirmasi resmi lebih lanjut dari pihak berwenang.(Red)