984 Pelajar Berkebutuhan Khusus dari 29 Provinsi Ramaikan Perkemahan Nasional di Cibubur
JAKARTA – Sebanyak 984 peserta pelajar berkebutuhan khusus (PBK) dari perwakilan 29 provinsi di Indonesia, termasuk Provinsi Papua Barat Daya, resmi mengikuti Perkemahan Pelajar Berkebutuhan Khusus (PPBK) Nasional Tahun 2025.
Kegiatan akbar ini dibuka dengan upacara yang berlangsung khidmat di halaman upacara Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 14 Agustus 2025.
Upacara pembukaan PPBK dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia, Pratikno, yang bertindak sebagai Pembina Upacara.
Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan Gerakan Pramuka, di antaranya:
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon
Menteri Agama, Nasaruddin Umar
Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso
Pengurus Kwarnas
Para Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) dari 29 provinsi yang berpartisipasi.
Secara simbolis, penyematan tanda peserta PPBK dilakukan kepada Tri Sulistya Anggiluli, pelajar SLB perwakilan Provinsi Papua Barat Daya.
Upacara Usai, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya, SH, M.Si., yang turut hadir mendampingi kontingen, langsung berkesempatan bertatap muka dan berbincang dengan para menteri dan Ketua Kwarnas.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarnas dan para menteri menyampaikan penghargaan khusus kepada Provinsi Papua Barat Daya. Apresiasi ini diberikan mengingat Papua Barat Daya merupakan provinsi termuda di Indonesia yang telah menunjukkan semangat tinggi dan komitmen yang kuat dalam memfasilitasi para pelajar SLB mereka untuk berpartisipasi dalam Perkemahan Pelajar Berkebutuhan Khusus tingkat nasional ini.
“Kehadiran kontingen dari Papua Barat Daya adalah bukti nyata semangat inklusivitas dan kepedulian daerah terhadap pengembangan potensi anak-anak berkebutuhan khusus. Ini patut kita contoh,” ujar salah satu pejabat.
Perkemahan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pelajar PBK untuk mengembangkan keterampilan, persahabatan, serta menumbuhkan jiwa patriotisme dan kepramukaan.( FPA )