Aspirasi Seniman dan Budayawan: Kabid Kebudayaan Buka Suara Terkait Dinas Kebudayaan Mandiri

Aspirasi Seniman dan Budayawan: Kabid Kebudayaan Buka Suara Terkait Dinas Kebudayaan Mandiri

SORONG, 04/08/2025 Papua Barat Daya – Aspirasi kuat dari kalangan seniman dan budayawan di Provinsi Papua Barat Daya untuk memiliki dinas kebudayaan yang berdiri sendiri, terpisah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, mulai mendapatkan tanggapan resmi. Menanggapi desakan ini, Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Marthen Iek, angkat bicara, memberikan pandangannya terkait kemungkinan pemisahan tersebut.

Selama ini, bidang kebudayaan di provinsi papua barat daya masih berada di bawah naungan Dinas Pendidikan, sebuah struktur yang menurut para seniman dan budayawan kurang ideal dalam mengakomodasi kebutuhan serta pengembangan seni dan budaya secara optimal. Mereka berargumen bahwa dengan menjadi bagian dari dinas pendidikan, fokus dan anggaran untuk kebudayaan seringkali terpinggirkan.

Marthen Iek mengakui adanya aspirasi tersebut dan memahami harapan besar dari komunitas seni dan budaya. "Kami tentu mengapresiasi dan memahami keinginan rekan-rekan seniman dan budayawan untuk memiliki dinas kebudayaan yang mandiri," ujarnya. "Ini adalah sebuah pemikiran yang baik untuk kemajuan kebudayaan di daerah kita."

Namun, Marthen juga menjelaskan bahwa pembentukan sebuah dinas baru bukanlah proses yang sederhana. "Ada banyak aspek yang harus dipertimbangkan secara matang, mulai dari kajian kebutuhan, penyiapan regulasi, anggaran, hingga kesiapan sumber daya manusia," jelasnya. "Semua ini memerlukan koordinasi yang intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan DPR."

Ia menambahkan bahwa saat ini, meskipun berada di bawah dinas pendidikan, Bidang Kebudayaan terus berupaya maksimal dalam menjalankan program-program pengembangan dan pelestarian budaya. "Kami terus berupaya mengoptimalkan peran dan fungsi kami dengan sumber daya yang ada, serta membuka ruang dialog dengan para pelaku seni dan budaya," kata Marthen.

Meskipun demikian, aspirasi untuk dinas kebudayaan yang mandiri tampaknya akan terus menjadi sorotan. Para seniman dan budayawan berharap agar pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti kajian terhadap usulan ini, demi masa depan seni dan budaya yang lebih terarah dan maju di Provinsi Papua Barat Daya.

(Tim Redaksi)