Dari Seni ke Barber: Kisah Yongki Saupar Bangun Ongqi Hair Studio dan Harapan bagi Pemuda Papua
Sorong, Melanesiapost – Berawal dari kecintaan terhadap dunia seni, Yongki Hans Saupar sukses menyulap hobinya menjadi peluang ekonomi melalui Ongqi Hair Studio. Usaha pangkas rambut yang dikelola anak muda asli Papua ini menjadi bukti bahwa kreativitas dapat menjadi sumber penghasilan sekaligus saluran berkat bagi sesama.
Usaha yang berlokasi di Jl. Jend. Sudirman, Kota Sorong ini mendapat kunjungan langsung dari Anggota DPR RI Dapil Papua Barat Daya, Faujia Helga Br. Tampubolon, pada Senin (14/3/2026). Kunjungan ini dilakukan di sela-sela agenda peninjauan UMKM lokal milik generasi muda Papua.
Yongki mengungkapkan bahwa perjalanan Ongqi Hair Studio tidak instan. Awalnya bisnis ini dari kecintaan pada seni yang kemudian diarahkan ke bidang hairdressing.
"Perjalanan kami membuka barbershop ini berawal dari seni. Dari hobi seni, kami coba mendapatkan penghasilan, selain menjadi saluran berkat untuk teman-teman yang lain. Yang penting mau berproses saja, hasil pasti kita dapatkan," ujar Yongki usai kunjungan tersebut.
Menurutnya, tantangan terbesar bagi anak muda Papua bukan pada modal semata, melainkan keberanian untuk konsisten meningkatkan kapasitas diri.
"Tantangannya ya harus berani untuk berproses dengan mengembangkan atau upgrade skill setiap hari. Semua tergantung niat, pasti ada jalan," tambahnya.
Meski telah berjalan mandiri, Yongki mengakui bahwa sejauh ini belum ada sentuhan bantuan dari pihak pemerintah. Ia berharap kehadiran anggota legislatif pusat seperti Faujia Helga dapat menjadi jembatan agar UMKM lokal mendapat perhatian lebih.
"Harapannya ke pemerintah dapat memberikan dukungan untuk membantu kami di usaha kecil. Mungkin support dengan fasilitas dan lainnya, itu sangat membantu kami," harap Yongki.
Faujia Helga sendiri memberikan apresiasi tinggi terhadap kemandirian Ongqi Hair Studio. Sebagai warga di lingkungan yang sama dengan Yongki, ia mengaku bangga melihat anak muda Papua yang berani bermimpi besar dan merintis usaha secara profesional.
Yongki juga memberikan semangat bagi para pemuda Orang Asli Papua (OAP) lainnya agar tidak menyerah pada keadaan.
"Terus belajar dan berproses kembangkan skill, pasti ke depan ada peluang. Terus semangat dan bermimpi besar generasi muda Papua," tutupnya. (Red)