Ditahan Imbang Persela 0-0, Peluang Persipura ke Liga 1 Menipis

Ditahan Imbang Persela 0-0, Peluang Persipura ke Liga 1 Menipis

Jayapura, Melanesiapost – Langkah Persipura Jayapura untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia terganjal. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu dipaksa berbagi poin setelah ditahan imbang 0-0 oleh Persela Lamongan dalam laga pekan ke-24 Grup Timur Pegadaian Championship di Stadion Lukas Enembe, pada Sabtu (11/4/2026) malam.

Hasil kacamata ini membuat posisi Persipura di klasemen sementara terancam, sekaligus memperkecil peluang mereka untuk mengamankan tiket promosi otomatis ke Liga 1.

Tampil di depan ribuan pendukung, Persipura langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan wasit Muhammad Iqballuddin. Mengandalkan kreativitas Ramai Rumakiek dan akselerasi Reno Salampessy, tuan rumah berulang kali membombardir pertahanan Laskar Joko Tingkir.

Namun, disiplinnya lini belakang Persela yang digalang kiper Rafli Mahreza membuat upaya Persipura selalu kandas. Persela sendiri sesekali memberikan ancaman balik yang merepotkan melalui striker asing mereka, Jhon Mena.

Momen kontroversial terjadi di penghujung babak pertama saat Reno Salampessy terjatuh di kotak terlarang. Meski pemain Persipura melakukan protes, wasit menilai tidak ada pelanggaran, dan skor 0-0 bertahan hingga turun minum.


Memasuki babak kedua, Persipura mendapatkan peluang emas melalui titik putih. Sayangnya, William Lugo yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya urung berbuah gol.

Guna menambah daya gedor, pelatih Persipura melakukan rotasi besar-besaran. Victor Mansaray ditarik keluar digantikan oleh Kelly Sroyer. Di sepuluh menit terakhir, giliran dua pemain ikonik, Boaz Solossa dan Feri Pahabol, dimasukkan untuk memecah kebuntuan.

Meski serangan bertubi-tubi dilancarkan pada masa injury time melalui tembakan Kelly Sroyer dan Boaz Solossa, penampilan gemilang Rafli Mahreza di bawah mistar gawang Persela menjadi tembok penghalang bagi Mutiara Hitam. Skor imbang tanpa gol pun menutup pertandingan yang penuh tensi tersebut.

Kekecewaan tampak menyelimuti tribun Stadion Lukas Enembe setelah peluit panjang berbunyi. Tambahan satu poin ini membuat Persipura kini mengoleksi 47 poin, terpaut dua angka dari PSS Sleman yang kokoh di puncak klasemen dengan 49 poin.

Dengan menyisakan hanya dua laga terakhir, peluang Persipura untuk mengudeta posisi puncak kian berat. Persipura dijadwalkan akan menjamu PSIS Semarang dan bertandang ke markas Persipal FC pada laga penentu. Dua pertandingan ini menjadi harga mati jika Mutiara Hitam masih ingin menjaga asa promosi.

Di sisi lain, Persela Lamongan yang berhasil mencuri satu poin di Jayapura akan bersiap menjamu Barito Putera dan Tornado FC pada laga sisa mereka musim ini. (Red)