HUT PI ke-96, Jemaat Yarden Kuatkan Persatuan Lewat Ibadah Gabungan
Sorong Melanesia post Ketua HBG Lingkungan Yarden, Fredrik Kalilago, menegaskan bahwa puncak seluruh rangkaian kegiatan gerejawi Selingkungan Yarden tahun 2026 akan dipusatkan pada perayaan Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil (HUTPI) ke-96, yang dilaksanakan secara ibadah gabungan lintas jemaat di Jemaat GKI Syalom Seribau.
Kami sepakat bahwa puncak HUTPI ke-96 tidak dilaksanakan terpisah pisah, tetapi dipusatkan di satu tempat, yaitu Jemaat GKI Syalom Seribau, sebagai wujud persatuan iman dan kebersamaan seluruh jemaat di Selingkungan Yarden,” tegas Fredrik.(9/2/2026)
Ia menekankan bahwa ibadah gabungan tersebut akan melibatkan enam jemaat yang berada di Selingkungan Yarden dan ibadah gabungan HUTPI ke-96 akan dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2026 dan akan melibatkan Jemaat GKI Syalom Seribau, Jemaat GKI Meriba Srer, Jemaat GKI Sinai Sria, Jemaat GKI Galelea Wayolo, Jemaat GKI Bukit Zaitun Swinogin, dan Jemaat GKI Maryar,” ujarnya.
Menurut Fredrik, keputusan memusatkan ibadah di Jemaat GKI Syalom Seribau merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh jemaat dan majelis dalam rapat resmi.
“Ini bukan keputusan sepihak, tetapi hasil musyawarah bersama enam jemaat yang ada di Lingkungan Yarden dan fredrik Kalilago menegaskan bahwa pemusatan ibadah gabungan tersebut juga dimaksudkan untuk memperkuat kesadaran sejarah Pekabaran Injil di Tanah Papua.
“HUTPI ke-96 ini adalah momentum iman, untuk mengingat kembali sejarah Injil masuk ke Tanah Papua dan bagaimana jemaat hari ini bertanggung jawab melanjutkan panggilan itu Ia menyebutkan bahwa ibadah gabungan akan menjadi ruang perjumpaan rohani antarjemaat yang selama ini melayani di wilayah masing masing ketika enam jemaat berkumpul dalam satu ibadah, di situlah kita saling menguatkan dan meneguhkan bahwa kita adalah satu tubuh di dalam Kristus,” kata Fredrik
Menurutnya, pelaksanaan ibadah gabungan juga menjadi sarana pendidikan iman bagi generasi muda gereja anak anak muda dari Jemaat GKI Meriba Srer, Sinai Sria, Galelea Wayolo, Bukit Zaitun Swinogin, Maryar, dan Syalom Seribau harus melihat langsung bahwa gereja hidup dalam kebersamaan, bukan berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Fredrik memastikan bahwa Jemaat GKI Syalom Seribau sebagai tuan rumah telah menyatakan kesiapan penuh menyambut seluruh jemaat jadi sebagai jemaat tuan rumah, GKI Syalom Seribau siap secara rohani maupun teknis untuk menerima seluruh jemaat dalam ibadah gabungan ini bahwa perayaan HUTPI ke-96 harus tetap dijaga fokus rohaninya yang utama adalah ibadah dan penguatan iman kegiatan lain hanya pendukung, jangan sampai menggeser makna Pekabaran Injil,” katanya.
Fredrik juga menyampaikan bahwa ibadah gabungan ini diharapkan menjadi ruang pemulihan relasi antarjemaat kalau ada jarak, perbedaan, atau salah paham di antara jemaat, maka melalui ibadah HUTPI ini semuanya dipulihkan dalam kasih Kristus
ia menambahkan bahwa perayaan HUTPI ke-96 juga mengingatkan gereja akan tanggung jawab sosialnya di tengah masyarakaGereja harus hadir menjaga damai, persaudaraan, dan kehidupan bersama di tengah masyarakat fredrik menegaskan bahwa HUTPI ke-96 harus dimaknai sebagai panggilan pelayanan yang terus hidup HUTPI ke-96 ini adalah panggilan bagi enam jemaat di Selingkungan Yarden untuk tetap setia melayani Tuhan dan sesama
Ketua HBG Lingkungan Yarden, Fredrik Kalilago, menegaskan bahwa perayaan HUTPI ke-96 tidak hanya dimaknai melalui ibadah, tetapi juga dirangkai dengan berbagai kegiatan kebersamaan yang melibatkan seluruh jemaat di Selingkungan Yarden. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan ini disepakati bersama sebagai bagian dari penguatan iman dan persaudaraan jemaat.
Kami sepakat bahwa HUTPI ke-96 ini tidak hanya dilaksanakan melalui ibadah gabungan, tetapi juga dirangkaikan dengan kegiatan lomba yang membangun kebersamaan antara jemaat,ujar Fredrik.
Ia menjelaskan bahwa salah satu kegiatan utama dalam rangkaian HUTPI ke-96 adalah lomba dayung perahu, yang melibatkan jemaat lintas wilayah di Lingkungan Yarden. Kegiatan ini, kata Fredrik, mencerminkan nilai kekompakan kerja sama, dan semangat berjalan bersama dalam satu tujuan pelayanan gereja lomba dayung perahu ini bukan sekadar kompetisi, tetapi simbol kebersamaan dan kerja sama jemaat dalam merayakan iman,” katanya.
Selain itu, rangkaian kegiatan HUTPI ke-96 juga diisi dengan lomba tarik tambang, yang dimaknai sebagai simbol kekuatan persatuan jemaat. Fredrik menekankan bahwa kegiatan ini dirancang untuk melibatkan berbagai unsur jemaat, termasuk pemuda dan perempuan gereja jadi kegiatan tarik tambang mengajarkan bahwa kekuatan ada pada kebersamaan kalau kita berdiri sendiri kita lemah, tetapi kalau bersama-sama kita kuat,” tegasnya.
Fredrik menambahkan bahwa seluruh rangkaian lomba tersebut dilaksanakan dengan menjunjung tinggi sportivitas, ketertiban, dan semangat persaudaraan gerejawi. Ia berharap melalui ibadah gabungan dan kegiatan kebersamaan ini, perayaan HUTPI ke-96 benar-benar menjadi momentum penguatan iman dan persatuan jemaat di Selingkungan Yarden kiranya melalui ibadah dan rangkaian lomba ini, persatuan jemaat semakin kokoh dan nama Tuhan dimuliakan,” pungkas Fredrik Kalilago.
Anggota Pemuda Gereja, Esau Srekadifat, mengajak seluruh pemuda gereja di Lingkungan Yarden untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil (HUTPI) sebagai momentum iman yang sakral bagi umat Kristen di Tanah Papua.
Saya mengajak semua pemuda gereja di Lingkungan Yarden untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban menjelang HUT Pekabaran Injil ini, karena ini adalah perayaan iman yang besar dan harus kita jaga bersama dengan penuh tanggung jawab, ujar Esau
Ia juga menegaskan bahwa Pekabaran Injil merupakan peristiwa sejarah penting yang membawa terang dan perubahan peradaban bagi masyarakat di Tanah Papua, khususnya di Tanah Seribau Injil masuk ke Tanah Papua membawa terang, membawa perubahan, dan membentuk peradaban iman bagi kita di Tanah Seribau dan ini bukan peristiwa biasa, tetapi sejarah besar yang harus kita hormati,” katanya.
Menurut Esau, pemuda gereja memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh rangkaian perayaan HUTPI berjalan dengan aman, tertib, dan penuh sukacita, tanpa menghilangkan makna rohani dari perayaan tersebut pemuda gereja harus menjadi contoh dalam sikap, tindakan, dan pelayanan, supaya perayaan HUTPI ini benar benar mencerminkan nilai Injil yang kita imani,” tegasnya
Menutup ajakannya, Esau mengingatkan seluruh pemuda gereja untuk memaknai HUTPI sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada para pembawa Injil yang telah meletakkan dasar iman di Tanah Papua lebih kusus buat lingkaran yarden seribu teminabuan kabupaten Sorong Selatan
Mari kita memaknai Injil ini sebagai bentuk penghargaan kepada para pembawa Injil yang telah membawa terang bagi kita, dan menjaga warisan iman ini dengan hidup yang tertib, damai, dan saling menghormati,” pungkas Esau Srekadifat, Anggota Pemuda Gereja.
Kiranya HUTPI ke-96 ini menjadi berkat, meneguhkan iman jemaat, dan memperkuat persatuan gereja di Selingkungan Yarden. Tuhan Yesus memberkati kita semua,” pungkas Esau Serkadifat, S.Pd, Anggota Pemuda Gereja.