P3K Paruh Waktu lakukan aksi di saat jelang pelaksanaan tes CPNS formasi 2021

P3K Paruh Waktu lakukan aksi di saat jelang pelaksanaan tes CPNS formasi 2021

Kaimana, melanesiapost.com - Diselah-selah ribuan pelamar Calon Aparatur Sipil Negara(CPNS) yang hendak melaksanakan tesnya di Gedung pertemuan Krooy Kaimana kamis (18/12), ratusan P3K paruh waktu tiba-tiba datang melakukan aksinya di depan gedung tersebut.

Dengan tujuan agar dapat menyampaikan tuntutan atas hak-haknya. Mereka mendesak supaya dapat bertemu dengan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM), Onna Lawalata.

Dalam pantauan wartawan, sempat terjadi keributan antara masa dan sejumlah aparat yang ada karena sudah dilarang untuk memasuki area tes, namum mereka tetap menerobos masuk.

Kapolres Kaimana AKBP Satria Dwi Dharma, dengan tegas menyatakan bahwa hal tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pihaknya yang berwajib.

"Kalian sudah melanggar aturan karena melakukan aksi tanpa ada izinnya" tegas Kapolres.

Oleh karena itu, dirinya memerintahkan seluruh personelnya untuk segera mengamankan massa yang ada.

Ketika diminta untuk bertemu, dihadapan masa Onna menyampaikan jika sebelumnya dia sudah menyuruh mereka untuk bersabar menunggu pihaknya bersama dengan Kepala BKN Propinsi untuk bertemu dengan Kepala Daerah guna menyampaikan kendala yang dialami.

" Saya sudah bilang buat adik-adik untuk bersabar karena saya masih jemput Kepala BKN Propinsi. Setelah itu kami sama-sama akan bertemu dengan Bupati untuk sampaikan hal ini, barulah kita kembali di BKPSDM lagi untuk beritahu hasilnya seperti apa, tapi adik-adik yang tidak sabar" tegasnya.


Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari, Basuki Ari Wicaksono menyampaikan bahwa pihaknya sudah mendengar sudah berkoordinasi dengan BKN pusat dan KemenPAN-RB terkait kondisi lapangan di Kabupaten Kaimana ini seperti apa.

Lanjut dia, mengenai surat edaran Kepala BKN, batas di tanggal 20 Desember, hal tersebut dikecualikan bagi yang sedang berproses.

"Kemarin itu kan dari Kabupaten Kaimana sudah menyampaikan surat terkait perpanjangan untuk yang paru waktu dan juga terkait yang 546 honorer tahun 2021 dan ini harus diselesaikan bertahap. Karena kami harus melakukan cleansing data dan melakukan pengecekan, apakah ada yang 546 tercantum di paru waktu?Begitu juga sebaliknya." Terangnya.

Sementara itu, terkait dengan informasi lanjutan, Basuki memberikan nomor WhatsApp-nya kepada masa yang ada. Dia meminta agar mengenai perkembangan informasi kedepannya, para peserta P3K paruh dapat langsung berkomunikasi dengan dirinya.

"Bila perlu, nanti buatkan grup WhatsApp agar informasi yang nantinya kita berikan dapat diketahui bapak ibu semua" ujarnya.

Kakanreg XIV Manokwari ini mengharapkan agar seluruh P3K paruh waktu dapat bersabar menunggu hasil koordinasinya dan ia mengingatkan untuk para peserta P3K paruh waktu tidak menyangkut pautkan hal demikian dengan Politik.