Pemkot Sorong Gencarkan Edukasi Lingkungan di Kalangan Pelajar
Sorong 14/08/2025 – Pemerintah Kota Sorong, melalui Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPPLH), menggelar kegiatan "Penyuluhan dan Penyerahan Alat-alat Kebersihan" di dua sekolah menengah atas, yaitu SMA Negeri 2 Sorong dan SMA Papua. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengendalikan pencemaran dan kerusakan lingkungan sejak dini, dengan menyasar generasi muda.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan hidup Victorina T. Kambuaya, S.Hut.,M.Si menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. "Generasi muda memiliki peran krusial sebagai agen perubahan. Kami berharap, melalui penyuluhan ini, para siswa dapat menjadi pelopor dalam pengelolaan lingkungan yang lebih baik, dimulai dari lingkungan sekolah hingga ke rumah masing-masing," ujarnya.
Kegiatan penyuluhan ini berfokus pada dua topik utama, yaitu pengelolaan sampah dan biopori mengingat kota Sorong yang sering mengalami banjir. Para siswa diberikan pemahaman mendalam mengenai:
- memahami definisi sampah dan jenis-jenisnya, baik organik maupun anorganik.
- Penjelasan tentang bahaya sampah yang tidak dikelola dengan baik, seperti pencemaran tanah, air, dan udara, serta dampaknya terhadap kesehatan manusia dan ekosistem.
- Konsep dasar pengelolaan sampah yang terpadu, termasuk di dalamnya prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
- Siswa juga diperkenalkan dengan berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah dan peraturan daerah terkait, yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Selain itu, materi tentang biopori juga disampaikan untuk mengenalkan cara sederhana namun efektif dalam mengelola air hujan dan sampah organik. Biopori berfungsi sebagai lubang resapan untuk meningkatkan daya serap air tanah, mencegah genangan air, dan menyuburkan tanah.
Sebagai tindak lanjut dari penyuluhan, DPPLH Kota Sorong juga secara simbolis menyerahkan berbagai alat kebersihan, seperti tempat sampah, sapu, dan alat-alat kebersihan lainnya kepada pihak sekolah. Bantuan ini diharapkan dapat memotivasi dan memfasilitasi sekolah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Para siswa dari SMA Negeri 2 dan SMA Papua tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari sesi pemaparan materi hingga sesi tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar Kota Sorong, demi mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan lestari.
(Zadrach.W)