Peringati HUT Baden Powell, 1.900 Pramuka Kota Sorong Berkumpul di Maladum Mes

Peringati HUT Baden Powell, 1.900 Pramuka Kota Sorong Berkumpul di Maladum Mes

Sorong, melanesiapost.com – Sebanyak 1.900 pelajar mengikuti perkemahan dalam rangka memperingati Hari Bapak Pandu Sedunia (Baden Powell) ke-169 sekaligus Jambore Cabang yang dipusatkan di Distrik Maladum Mes, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sorong ini resmi dibuka pada Selasa (10/2/2026). Ajang ini menjadi ruang pertemuan bagi Pramuka Penggalang dan Penegak dari seluruh jenjang SMP dan SMA di wilayah Kota Sorong.

Usai upacara pembukaan, suasana di Bumi Perkemahan Maladum Mes tampak ramai. Sebanyak 1.900 peserta pelajar yang berasal dari SMP SMA di Kota Sorong berbaris rapi di depan tenda masing-masing untuk menyambut Ketua Kwarda Papua Barat Daya, Orpa Kambu, beserta rombongan tamu undangan melakukan peninjauan.

Tepuk tangan dan nyanyian khas kepanduan saat para tokoh Pramuka meninjau lokasi. Kehadiran jajaran pengurus Kwarda PBD, Kwarcab Kota Sorong, perwakilan pemerintah daerah, serta para pembina ini memberikan motivasi bagi para peserta yang telah bersiap sejak pagi hari.


Ketua Kwarda Papua Barat Daya, Orpa Kambu, memberikan apresiasi atas antusiasme para pelajar. Ia menyebutkan bahwa momentum HUT Baden Powell ini juga dibarengi dengan pelepasan delegasi ke KODAERAL XIV Kota Sorong.

"Hari ulang tahun Baden Powell yang ke-169 di bumi perkemahan ini, peserta yang kami lepaskan ke KODAERAL untuk mengikuti bumi perkemahan sekaligus mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan di sana berjumlah 104 orang. Diharapkan semoga nanti di sana mereka dapat mengikuti kegiatan dengan baik sampai pada Sabtu nanti," ujar Orpa Kambu.

Sementara itu, pengurus Kwarcab mengatakan kegiatan ini juga bertujuan menekankan semangat Baden Powell harus tetap hidup dalam setiap anggota Pramuka. "Melalui PWC dan Jambore ini, kita ingin mencetak generasi yang mandiri, berkarakter, dan peduli terhadap pengabdian masyarakat," katanya. 

Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung selama 5 hari ke depan dengan berbagai agenda, mulai dari lomba ketangkasan, materi wawasan kebangsaan, hingga malam api unggun yang menjadi puncak keakraban.(Redaksi)