Persipura Kembali Takluk dari Tornado FC, Rahmad Darmawan Segera Evaluasi Lini Depan
Surakarta, Melanesiapost – Persipura Jayapura kembali mengalami kekalahan dalam lanjutan pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026. Tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut dipaksa menyerah 1-2 oleh Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari, Solo, pada Minggu (1/3/2026).
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Persipura yang belum pernah menang dalam tiga pertemuan terakhir melawan Laskar Badai Pantura musim ini.
Laga yang dipimpin wasit Choirudin ini berlangsung sengit sejak awal. Kendal Tornado FC langsung menyentak lewat gol cepat Kushedya Yudo saat laga baru berjalan tiga menit. Tertinggal 0-1, intensitas permainan meningkat dengan aksi jual beli serangan.
Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Persipura justru kembali bobol pada menit ke-26. Sundulan Muhamad Ragil yang memanfaatkan skema tendangan bebas mengubah skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Kendal hingga turun minum.
Di babak kedua, pelatih Rahmad Darmawan (RD) mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan pemain senior seperti Boaz Solossa dan Yohanes Pahabol. Meski mendominasi serangan melalui Wiliam Lugo dan Victor Manseray, rapatnya barisan pertahanan Kendal membuat Persipura kesulitan. Mutiara Hitam baru mampu memperkecil ketertinggalan di penghujung laga melalui sepakan Wiliam Lugo, menutup pertandingan dengan skor 2-1.
Menanggapi hasil ini, pelatih Persipura Rahmad Darmawan mengakui adanya kelengahan di lini pertahanan serta penyelesaian akhir yang kurang klinis.
"Kami banyak menguasai pertandingan dan menciptakan peluang, namun ada kelengahan yang berujung hukuman gol. Kami mencatat ada 7 peluang namun hanya 1 yang menjadi gol, sementara lawan bermain sangat taktis," ujar RD usai laga.
RD menegaskan akan segera melakukan diskusi mendalam dengan jajaran tim pelatih untuk mengevaluasi performa pemain. "Evaluasi pasti kita lakukan. Kita harus melihat ke depan dan memperbaiki variasi serangan agar lebih efektif di pertandingan selanjutnya," tambahnya.
Di sisi lain, pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, memuji determinasi anak asuhnya. Ia mengaku instruksinya untuk bermain spartan menjadi kunci kemenangan atas tim bertabur bintang seperti Persipura.
"Persipura adalah tim yang sangat siap, tapi saya katakan ke pemain untuk berani karena peluang promosi ke Liga 1 masih terbuka. Terima kasih kepada pemain yang tampil disiplin dan ngotot hari ini," ungkap Stefan.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persipura setelah sebelumnya juga takluk dari PSS Sleman. Hasil ini membuat persaingan di papan atas Grup B Timur Pegadaian Championship 2025/2026 semakin memanas.
Saat ini, Persipura Jayapura turun di posisi keempat klasemen sementara, sementara Kendal Tornado FC merangkak naik untuk terus menjaga asa promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (Red)