PPAB GMNI Cabang Sorsel Simulasi Teknik Bersidang Peserta Belajar Langsung Jadi Pimpinan Sidang
Teminabuan, MelanesiaPost.com - Suasana terlihat tampak hidup dan serius, interaktif disaat membawa materi oleh mantan Ketua GMNI cabang sorong selatan tentang "Teknik bersidangan" Dalam kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) Dewan pimpinan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC-GMNI) Cabang Sorong Selatan, di Aula TK PAUD Kampung Mariar, Teminabuan, pada minggu 26 Oktober 2025.
penyampaiannya materi tersebut Risal O. Kewesare, mengatakan materi teknik bersidangan ini sangat penting karena hari ini saya tidak hanya memberikan teori saja tetapi langsung berikan kesempatan kepada peserta anggota baru untuk praktik. kesempatan itu ia menekankan anak-anak organisasi harus memahami tentang bersidangan apalagi kader-kader GMNI wajib hukumnya harus tahu itu. Menurutnya Rizal pimpinan sidang bukan sekedar ketuk palu sidang diatas meja Forum ilmiah melainkan Simbol Gema Kedaulatan Hukum, " Ujarnya depan peserta.
"anak-anak organisasi itu harus memahami tata cara bersidangan apalagi kader GMNI. Ia bilang, Seorang pimpinan sidang harus memiliki ilmu pengetahuan tentang bersidangan seperti menguasai suasana forum, mental, strategis analisis dan lincah bagaimana mengendalikan dinamika forum bersidangan.
Risal O. Kewesare menjelaskan, termasuk urutan-urutan teknis yang harus diikuti selama persidangan berlangsung. Beberapa topik yang dibahas antara lain langkah-langkah dalam membuka dan menutup sidang, aturan dalam mengajukan interupsi, hingga cara lobbying yang efektif. Setiap peserta diajarkan untuk memahami bagaimana cara mengajukan pendapat, menanggapi argumen, serta menjaga tata tertib yang berlaku dalam persidangan.
kemudian apa yang memberikan pendapat masukan saran kritik, usulan oleh seluruh pendapat peserta sidang penting untuk mengambil keputusan yang tepat dan profesional. Selain itu dia bilang dianggap sah (kuorum) jika dihadiri oleh jumlah peserta yang telah disepakati sebelumnya, seringkali minimal (1/2+1\) dari jumlah delegasi yang berhak hadir," Ucapan dia.
Kata Risal O. Kewesare simulasi ini bertujuan untuk membekali peserta baru dengan kemampuan dasar dalam memahami mekanisme sidang organisasi secara demokratis.Teknik bersidangan menjadi salah satu keterampilan penting bagi setiap kader GMNI. " Melalui sidang, kader belajar berpendapat, menghargai perbedaan, dan mengambil keputusan secara musyawarah,” ujar penyampaian materinya.
Peserta antusias Ia menerangkan penguasaan teknik bersidangan juga menjadi dasar bagi kader dalam menjalankan tugas organisasi, baik di mana saja dalam kegiatan musyawarah apa saja terutama komisariat maupun cabang.
Menurut dia Dengan memahami tata cara sidang, peserta diharapkan mampu aktif dalam proses pengambilan keputusan organisasi.
Materi ini guna menjadi bagian dari pembentukan karakter kader GMNI yang nasionalis, kritis, dan berjiwa pimimpin. Lewat pembekalan teknik bersidangan, diharapkan peserta baru siap berperan aktif dalam forum-forum organisasi dan menjalankan nilai-nilai perjuangan GMNI di lingkungan kampus maupun masyarakat," Pesannya.
Simulasi Sidang, 14 Peserta dibagi dalam Masing-masing kelompok melakukan latihan sidang dengan peran sebagai pimpinan sidang ketua, sekretaris, dan anggota. dan dipraktikkan langsung di depan meja menggunakan format materi bersidangan dan alat berangkat lainnya.
Sela- sela penyampaian Risal O. Kewesare menekankan bahwa musyawarah mufakat hanya melalui proses bersidangan sehingga materi ini sangat relevan bagi calon bung dan Sarinah, maka ketika kemudian hari dipercayakan menjadi pimpinan sidang gampang menyesuaikan karena sudah tahu Dasar dari sini. Tempat inilah kalian untuk belajar dan berlatih kalau di luar sana hanya mengimplementasikan saja. berbeda pendapat dalam sebuah forum hal yang biasa, kunci untuk menjadi seorang Pemimpin sidang adalah bagaimana mengambil keputusan sesuai kesepakatan forum," Pesan motivasi bagi peserta itu. (EW)