Reses di Malawei, Ketua DPRD Kota Sorong Soroti Masalah BPJS Nonaktif dan Keamanan
Sorong, Melanesiapost – Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sorong menggelar reses tahap I tahun 2026 di Kelurahan Malawei, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (25/2/2026). Dalam pertemuan tersebut, masalah aktivasi BPJS kesehatan dan keamanan menjadi perhatian mereka.
Kegiatan ini dibawakan langsung oleh Ketua DPRD Kota Sorong, Drs. dll. John Lewerissa, bersama anggota dewan lainnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, yakni Mohammad Saman Bugis, Syarif Nari, Nuryadi, dan Permadi Mahardika. Puluhan warga, termasuk ketua RT/RW dan tokoh masyarakat, tampak antusias menyampaikan aspirasi mereka.
Ketua DPRD Kota Sorong, John Lewerissa menjelaskan bahwa reses kali ini merupakan jembatan untuk menjawab hasil Musrenbang 2025 yang sempat terkendala efisiensi anggaran. Ia menekankan bahwa saat ini penjaringan aspirasi sudah menggunakan sistem aplikasi yang lebih transparan.
“Aspirasi anggota dewan sekarang ada tahapannya, mulai dari validasi ke Sekretariat Dewan hingga diterjemahkan ke masing-masing OPD seperti Dinas Kesehatan, Pendidikan, Sosial, hingga Cipta Karya. Kami harus mengikuti sistem baru ini,” ujar John usai kegiatan.
Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat yakni banyaknya kepesertaan BPJS Kesehatan jalur Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang nonaktif. John mengungkapkan ada sekitar 60.000 data BPJS nonaktif di Kota Sorong yang dipicu oleh masalah administrasi hingga pengaruh pinjaman online (pinjol).
“Banyak masyarakat yang tidak mengetahui BPJS mereka nonaktif karena kurangnya sosialisasi. Hal ini sangat berdampak, bahkan sampai mempengaruhi administrasi warga yang hendak mendaftar ASN, PPPK, hingga TNI-Polri,” ungkapnya.
Untuk itu, DPRD Kota Sorong telah berkoordinasi dengan RSUD Sele Be Solu, Dinas Sosial, BPJS, dan Disdukcapil untuk melakukan validasi ulang.
Namun, kami sudah berkomitmen dengan pihak rumah sakit agar masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), tetap mendapatkan pelayanan kesehatan melalui data pemerintah, sementara non-OAP juga diupayakan tetap terlayani,” kata John.
Selain kesehatan, warga mengeluhkan Kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan mereka. Apalagi saat ini mulai memasuki bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri.
Meski menyayangkan ketidakhadiran Bhabinkamtibmas dalam pertemuan tersebut, John Lewerissa mengaku telah mengambil langkah cepat. “Saya sudah langsung menghubungi Kapolresta Sorong Kota untuk menyampaikan aspirasi terkait keamanan ini agar warga bisa menjalankan ibadah dengan tenang,” ujarnya.
Kegiatan reses yang berlangsung sekitar tiga jam ini mencakup wilayah Dapil IV yang meliputi Kelurahan Klaligi, Malawei, Malabutor, Remu Selatan, dan Klasabi. (Red)