Reuni Akbar Keluarga Besar GPdI Jemaat Alfa Omega Klademak I Sorong Angkatan 1972–2025 Jadi Momen Spiritualitas dan Persaudaraan

Reuni Akbar Keluarga Besar GPdI Jemaat Alfa Omega Klademak I Sorong Angkatan 1972–2025 Jadi Momen Spiritualitas dan Persaudaraan

Sorong, melanesiapost.com Suasana haru dan sukacita menyelimuti Gedung Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Alfa Omega Klademak I Sorong saat ratusan jemaat lintas angkatan berkumpul dalam Reuni Akbar keluarga besar Alfa Omega, yang mengangkat tema dari kitab Yesaya 42:3: “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia Ia akan menyatakan hukum.

Acara yang digelar ini menjadi pertemuan perdana lintas generasi jemaat Alfa Omega, mulai dari angkatan tahun 1972 hingga 2025. Dalam suasana ibadah yang penuh kehangatan dan nostalgia, para jemaat mengenang perjalanan panjang gereja yang telah menjadi bagian penting dalam pertumbuhan iman di Kota Sorong.

Salah satu penggagas kegiatan ini, Soni William Amabihi, ia menyampaikan bahwa reuni tersebut bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang pelayanan dan persaudaraan dalam tubuh Kristus dan Ini adalah kegiatan ibadah akbar, reuni mantan jemaat Alfa Omega mulai dari tahun 1970 sampai dengan sekarang. Dan ini adalah ibadah perdana yang digagas oleh rekan-rekan mantan dari Alfa Omega,” ujar William Amabihi di sela-sela ibadah

Ia juga menjelaskan bahwa GPdI Jemaat Alfa Omega Klademak I memiliki sejarah pelayanan yang panjang dan berbuah luas dan Perlu diketahui bahwa gereja ini sudah menghasilkan banyak gembala sidang lebih dari 20 orang. Dan juga telah menciptakan banyak gereja yang bermula dari Alfa Omega, yang kini menyebar di seluruh Provinsi Papua Barat Daya hingga mencapai sekitar 130 gereja,” jelasnya penuh syukur.

Amabihi ia menegaskan bahwa reuni akbar ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat ikatan kasih di antara jemaat lama maupun baru, yang kini telah tersebar di berbagai wilayah dan Puji Tuhan, kami adalah bagian dari jemaat di tempat ini yang malam ini mengikuti ibadah akbar perdana. Rencananya, ke depan persekutuan atau ibadah reuni semacam ini akan terus kita lakukan,” ungkapnya

Ia juga menuturkan bahwa reuni tersebut menjadi awal dari agenda rohani berkelanjutan yang akan terus dijaga bersama dan Untuk tahun 2025 ini, kami berencana akan mengadakan ibadah Natal perdana di bulan Desember. Harapan kami, persekutuan ini harus dibangun, dijaga, dan dipelihara, sehingga semua yang tersebar dan baik di Kota Sorong maupun di luar Papua akan menjadi saluran berkat bagi banyak orang,” kata Amabihi penuh harapan


Dalam kesempatan yang sama, Amabihi juga mengungkapkan bahwa dirinya berperan sebagai penghubung utama yang memprakarsai terbentuknya wadah komunikasi digital antar-jemaat dan Saya saat ini selaku admin grup yang menghimpun dan berinisiatif untuk mengumpulkan rekan-rekan semua dalam grup WhatsApp. Jadi bisa dikatakan saya inisiator untuk membuat grup ini agar seluruh mantan jemaat di tempat ini bisa terhubung kembali,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa grup komunikasi tersebut kini telah menjangkau banyak mantan jemaat yang tersebar di berbagai daerah dan negara jadi Puji Tuhan, lewat grup ini kita bisa menghimpun seluruh mantan jemaat Alfa Omega yang sekarang ada di berbagai penjuru dunia mulai dari Amerika, Indonesia, dan daerah lainnya. Ini menjadi bukti bahwa tali persaudaraan dalam Tuhan tidak pernah putus, tambahnya.

Reuni akbar ini juga diisi dengan pujian dan penyembahan, kesaksian dari jemaat lintas generasi, serta doa syukur atas penyertaan Tuhan selama lebih dari lima dekade pelayanan GPdI Alfa Omega Klademak I dan Para jemaat yang hadir mengaku terharu melihat kembali wajah-wajah lama yang dulu pernah melayani bersama, sambil mengenang masa-masa awal pelayanan di gereja tersebut.

Selain menjadi ajang nostalgia, kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan semangat pelayanan di antara jemaat muda agar terus melanjutkan warisan rohani generasi sebelumnya jadi Kami ingin kebersamaan ini tidak berhenti di sini saja. Ibadah reuni seperti ini harus terus hidup, karena di dalamnya ada kekuatan persaudaraan dan kasih Kristus yang nyata,” tutup Amabihi dengan penuh sukacita.

Ibadah ditutup dengan doa berkat dan nyanyian bersama, menandai awal baru persekutuan besar keluarga Alfa Omega yang kini bertekad terus menjadi terang bagi banyak orang sebagaimana firman Tuhan dalam Yesaya 42:3 yang menjadi dasar kegiatan ini.