DPW Barisan Merah Putih di Sorong Menggelar Dialog Publik Soroti Menjaga Harmoni dalam keberagaman Papua Barat Daya
Kota Sorong-Dialog Budaya yang diinisiasi oleh Dewan pimpinan wilayah Barisan Merah Putih (BMP) Republik Indonesia Provinsi Papua Barat Daya kegiatan tersebut bertempat Hotel M Kyriad Jl. Sungai Maruni Km. 10, Sorong Utara Klawuyuk, Sorong, Papua Barat Daya, Pada Kamis (13/11/2025).Bertajuk"Menjaga Harmoni dalam keberagaman Papua Barat Daya"
Dialog budaya ini dihadirkan yaitu, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah PBD, perwakilan Kapolda Papua Barat Daya, Danrrem 181,Ketua LMA PBD, Para Tokoh Agama Tokoh Adat, tokoh perempuan serta Media, dan tamu undagan lainya.
Kegiatan dibuka Asisten I dilanjutkan Sambutan gubernur diwakili Asisten Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Barat Daya, Suardi Thamal, menyampaikan aspirasi kepada BMP telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut. Tema kegiatan ini sangat relevan dan penting. Papua Barat Daya adalah rumah besar berbagai suku, agama, dan budaya dari pesisir hingga pegunungan, kota sampai dengan pelosok kampung.
"Kita hidup berdampingan dalam berbedaan yang sarat makna, keberagaman inilah menjadi kekuatan dan kekayaan daerah. Namun, keberagaman membutuhkannya kesadaran bersama untuk menjaga harmoni Agar tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi jembatan persatuan," Ujarnya.
Lebih lanjut kata dia Dialog kebudaya seperti hari ini menjadi sangat penting. Membuka ruang bagi kita untuk saling memahami, menghargai, dan memperkuat semangat Toleransi. Komunikasi yang baik dan saling menghormati kita dapat membangun Papua Barat Daya yang damai maju, dan sejahteraan.
"Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial, tapi menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat. Mari kita jadikan budaya sebagai berkat sosial dan sumber inspirasi dalam membangun daerah. Budaya Papua dengan nilai-nilai kekerabatan, gotong royong, dan hormat kepada sesama harus terus kita wariskan kepada generasi muda,"Ucapnyadalam sambutan tersebut.
Ia menekankan pemerintah Papua Barat Daya berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, melalui kegiatan kebudayaan dan dialog lintas komunitas seperti ini. Katanya kita ingin memastikan bahwa semangat merah putih tidak hanya berkibar bendera, melainkan hidup di hati setiap anak negeri di Papua Barat Daya.
"Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga harmoni, memperkokoh persatuan dan pekerja bersama membangun Papua Barat Daya damai berdaya saing, dan bermartabat dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia,"Imbuhnya.
Dialog hadirkan Narasumber yaitu, Asisten Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Barat Daya, Suardi Thamal,
Brigjen Pol Eil Eil Nurbowo, S.I.K., M.A.P., Kapolda Papua Barat Daya,George K. Debaida, S.H., M.Si., Ketua IMA Papua Barat Daya, Johana K.N. Kamesrar, S.E., M.M., Aktivis Perempuan Papua,
Brigjen TNI Selamet Riadi, S.I.P., Danrem 181/PVT Kota Sorong.
Sementara itu, ketua panitia pelaksana Thomas Malaka bilang, kegiatan ini merupakan wadah silaturahmi dan komunikasi antara berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan aparat pemerintah.
" Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat semangat nasionalisme dan mempererat persaudaraan dalam keberagaman di Tanah Papua PBD, Menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa di kalangan masyarakat Papua Barat Daya, Menjalin komunikasi dan koordinasi antar unsur masyarakat dan pemerintah daerah, Meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI di wilayah PBD,"ujarnya sesi laporan panitia itu.(EW)