Solidaritas OKP Cipayung Plus Bersama DPC-IPMNI Berikan Bantuan Galang Dana kepada Warga terdampak Bencana Longsor
Jayawijaya- Mahasiswa Kabupaten Nduga yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nduga se Indonesia (IPMNI) kota Studi Wamena aksi solidaritas penggalangan dana untuk korban bencana banjir dan longsor di Distrik Dal dan Mebarok Kabupaten Nduga. mahasiswa Nduga, penggalangan aksi untuk kemanusiaan mereka juga didukung solidaritas dari OKP Cipayung, dan BEM 9 kampus di Kabupaten Jayawijaya. Penggalangan yang dimulai sejak tanggal 10 november tersebut dipusatkan pada beberapa ruas jalan di kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Korlap umum Artius Murip, kepada wartawan menyatakan Penggalangan menggelar selama tiga hari sejak 10- 12 November 2025. Aksi nyata ini membuahkan hasil uang tunai RP 1270.974000( seratus dua puluh tujuh juta sembilan ratus tujuh empat ribu). Hari ini pada minggu 16 November menyerahkan ke posko umum di Iliekma yang diterima langsung oleh keluarga korban di Wamena kabupaten Jayawijaya papua pegunungan," Ujarnya Artius kepada wartawan usia menyerahkan.
"Kami juga dibagi Rata-rata dua distrik yaitu Dal, dan Mebrok, mereka sama jumlahnya dana enam puluh tiga juta sembilan ratus Delapan puluh tujuh ribu rupiah.kemudian ditambah lagi dengan pakaian layak pakai satu karung, langsung di serahkan kepada keluarga korban di posko umum ," Katanya. Ia mengatakan,
Akibat Banjir dan longsor yang menimpa Distrik Dall dan Mebarok Kabupaten Nduga pada 01 November tersebut 23 orang dinyatakan hilang tertimbun longsor, 15 diantaranya dari Distrik Dall dan 8 orang dari Distrik Mebarok"Jelas Artius Muribu.
Artius Murip juga menyampaikan Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung galang dana tersebut. Bantuan dari seluruh masyarakat terutama masyarakat dan solidaritas papua pegunungan menjadi arti dan makna bagi para keluarga yang membutuhkan.
(EW)