Tak Terima Disindir, Polisi Tikam Adik Ipar di Sorong
Sorong, Melanesiapost – Seorang oknum anggota kepolisian berinisial MIM diduga melakukan aksi penikaman terhadap adik iparnya sendiri, AL (24), di Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Insiden ini dipicu oleh rasa sakit hati pelaku yang merasa sering disindir oleh korban.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Junov Siregar, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIT. Aksi penganiayaan ini berlangsung di kediaman korban yang berlokasi di Perumahan A5 Jaya Permi.
"Kejadian menikam berawal dari terduga pelaku mendatangi rumah korban. Selang beberapa waktu, terdengar teriakan dari arah rumah tersebut," ujar Junov Siregar.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, pukul 03.00 WIT Pelaku mendatangi rumah korban. Tak lama kemudian, terjadi keributan yang berujung pada penikaman.
Tetangga yang mendengar teriakan menemukan korban AL sudah berlumuran darah. Warga kemudian melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sele Be Solu Sorong untuk mendapatkan pertolongan medis.
Saat tiba di rumah sakit, korban memberikan keterangan kepada tim medis dan petugas bahwa pelaku penikaman adalah kakak iparnya sendiri yang berstatus sebagai anggota Polri.
Kombes Pol Junov menjelaskan bahwa hubungan antara pelaku dan keluarga korban memang sedang tidak harmonis. Diketahui, MIM saat ini sudah tidak tinggal serumah lagi dengan istri yang merupakan kakak kandung korban.
"Korban mengakui bahwa aksi penikaman itu berawal dari masalah keluarga. Pelaku merasa tidak terima karena sering disindir oleh korban," kata Junov.
Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan pengejaran setelah identitas pelaku terungkap. Saat ini, MIM telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif lebih lanjut serta mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
"Hingga kini, kami masih mendalami motif pastinya dan memeriksa MIM terkait peristiwa penikaman di Distrik Sorong Timur ini," ujarnya. (Red)