Wakil Bupati Sorong Selatan Tegaskan Evaluasi Pendidikan Saat Monitoring ke SD Konda dan SD Wara
Teminabuan, Wakil Bupati Sorong Selatan, Yohan Bodori, S.Sos, M.Tr.AP, melakukan monitoring langsung ke SD Inpres 11 Konda dan SD Negeri Wara di Distrik Konda, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya. Pemantauan tersebut dilakukan bersama Sekretaris Dinas Pendidikan, Orpha Patinasarani, SE, M.Tr.AP, untuk memastikan pelayanan pendidikan berjalan sesuai harapan masyarakat.
Dalam rilis resmi yang diterima media ini, Wakil Bupati Sorong Selatan menegaskan bahwa kehadirannya di lapangan merupakan bentuk pengawasan nyata dan Hari ini kami melakukan sidak ke SD Inpres 11 Konda dan SD Negeri Wara Distrik Konda untuk melihat secara langsung pelayanan pendidikan. Kami ingin mendengar apa yang menjadi persoalan masyarakat, bukan hanya laporan di atas meja,tegas Yohan Bodori.(12/9/2025).
Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah berupaya menjalankan sejumlah program pendidikan, namun perlu adanya koreksi jadi Setelah kami melihat ke sekolah, memang program ini sudah berjalan cukup baik. Tetapi bukan berarti tanpa catatan. Evaluasi tetap harus dilakukan berdasarkan fakta lapangan,” ujarnya.(12/9/2025).
Wabup pentingnya transparansi dalam setiap program pendidikan jadi Kegiatan atau program ini hendaknya dilaksanakan secara terbuka oleh Dinas Pendidikan. Kami akan memanggil Dinas Pendidikan dan juga Universitas Papua (UNIPA) sebagai pihak teknis untuk duduk bersama, mengawal, dan memastikan pelaksanaan di lapangan tidak menyimpang,” kata Bodori.(12/9/2025).
Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah macetnya Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) dan Setelah kita turun langsung, baru kita pahami mengapa program Sekolah Sepanjang Hari ini tidak berjalan mulus dan Padahal mestinya program ini sudah berjalan direncanakan sebagaimana. Ini menjadi bahan evaluasi yang serius, karena SSH seharusnya memberi manfaat besar bagi anak-anak di Sorong Selatan,” ungkapnya.(12/9/2025).
Menurutnya, SSH merupakan program yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, namun dalam praktiknya tidak berjalan konsisten Sekolah Sepanjang Hari ini penting. Namun, karena pelaksanaannya vakum, maka perlu segera dibenahi. Beberapa bulan ke depan kami akan melakukan evaluasi ulang bersama Dinas Pendidikan dan UNIPA agar program ini benar-benar hadir dan bermanfaat,lanjut Wabup.(12/9/2025).
Dalam kunjungannya ke SD Negeri Wara, Wabup juga menyoroti kondisi fasilitas sekolah dan Di SD Negeri Wara, kami melihat papan nama sekolah belum jelas, dan beberapa fasilitas masih terbatas. Tetapi aktivitas belajar sudah berjalan dengan baik. Bahkan sudah ada guru yang mengajar di sana,” jelas Bodori.(12/9/2025).
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan memberikan perhatian khusus terhadap persiapan sekolah tersebut. Setelah hasil kunjungan ini, bersama dengan Sekretaris Dinas Pendidikan, kami akan menjadikan SD Negeri Wara sebagai prioritas. Pemerintah melalui dinas teknis akan menyiapkan gedung dan fasilitas pendukung lainnya. Apa yang sudah berjalan baik harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
Oleh karena itu, memastikan turun langsung ke lapangan adalah kunci agar kebijakan tidak salah arah dan Inilah sebabnya kita perlu sering turun ke lapangan. Kalau hanya menunggu laporan, kita tidak tahu kondisi nyata di sekolah-sekolah. Dengan melihat langsung, kita bisa membuat perencanaan yang lebih matang ke depannya,” pungkas Wakil Bupati.
Pemantauan ini disebut sebagai langkah awal pemerintah Sorong Selatan dalam menata ulang pelayanan pendidikan, sekaligus memastikan setiap anak mendapat akses pendidikan yang layak, baik di sekolah pusat kota maupun di kampung persiapan.
(Gamaliel.K)