Warga Kofalit Bersihkan Jalan Sendiri, Kritik Pemerintah Tak Lakukan Perawatan

Warga Kofalit Bersihkan Jalan Sendiri, Kritik Pemerintah Tak Lakukan Perawatan

Teminabuan, Papua Barat Daya – Merasa tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah, puluhan warga Kampung Kofalit, Kabupaten Sorong Selatan, bergotong royong membersihkan jalan kampung yang sudah empat tahun tidak terawat. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap pemerintah yang dianggap lepas tangan setelah proyek pengaspalan selesai.


Seorang tokoh pemuda Kampung Kofalit, Jefry Krenak, menyatakan bahwa jalan tersebut diaspal pada tahun 2021, namun hingga kini tidak ada anggaran perawatan rutin dari Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan.

"Masyarakat sangat kecewa. Jalan ini diaspal tahun 2021, tapi sampai sekarang tidak ada biaya perawatan dari pemerintah. Akhirnya kami harus gotong royong membersihkannya sendiri," kata Jefry.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan memang penting, tetapi pemeliharaan dan pemeliharaan juga sama pentingnya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pemerintah sudah membangun jalan, tapi dibiarkan begitu saja. Padahal, seharusnya ada biaya perawatan rutin. Kami tidak mau jalan ini cepat rusak, jadi masyarakat yang turun langsung menjaga dan membersihkannya,” tambahnya.

Warga Kofalit tampak antusias melakukan pembersihan di sepanjang ruas jalan. Mereka membabat habis rumput liar yang menutupi pinggir dan sebagian badan jalan, agar jalan tetap bersih dan terawat.

"Antusias warga sangat tinggi. Kami sadar sebagai pengguna jalan, kami juga punya tanggung jawab menjaga. Kalau tidak, rumput makin lama makin menutup badan jalan. Dengan cara ini, jalan bisa awet dan tidak cepat rusak," jelas Jefry.

Meski begitu, Jefry berharap pemerintah daerah tidak hanya membangun lalu membiarkannya begitu saja. Warga berharap pemerintah bisa hadir dan memberikan perhatian terhadap perawatan jangka panjang.

“Kami berharap pemerintah jangan hanya bangun lalu pergi. Perawatan jalan itu penting. Kalau masyarakat sudah mengeluarkan tenaga, keringat, dan waktu, seharusnya pemerintah juga hadir membantu,” tutup Jefry.

(Gamaliel.K)