Warga Nauwita Minta Polemik Administrasi Diselesaikan
Maybrat, Papua Barat Daya — Warga Kampung Nauwita, Distrik Ayamaru Utara, Kabupaten Maybrat, menggelar demonstrasi pada Senin (18/8/2025). Mereka menuntut pemerintah segera menindaklanjuti pemindahan administrasi dan perubahan nama kampung yang telah diusulkan sejak 2023.
Koordinator aksi, Septer Nauw, menyatakan bahwa aspirasi warga sudah lama diabaikan. Ia menegaskan ada dua tuntutan utama:
1. Pemindahan administrasi kampung dari Distrik Ayamaru Utara ke Distrik Ayamaru Utara Timur.
2. Perubahan nama kampung dari Notte menjadi Nauwita.
Menurut Septer, meski nama sudah diubah, proses pemindahan administrasi terhambat dengan alasan Pemilu 2024. Warga mendesak pemerintah agar tidak lagi menunda-nunda proses ini.
Para kepala kampung yang terlibat, yaitu Maikel Nauw (Nauwita), Effendi Jitmau (Kona), dan Louis Cipau (Subiam), menandatangani surat pernyataan sikap bersama. Mereka menegaskan empat poin penting:
1. Kampung Nauwita harus masuk ke Distrik Ayamaru Utara Timur.
2. Kepala Distrik Ayamaru Utara dilarang ikut campur dalam urusan administrasi ini.
3. Proses pemindahan harus tetap berjalan sesuai dokumen tahun 2023.
4. Jika aspirasi ini ditahan, pemerintah distrik dan para intelektual Subiam Raya akan bertanggung jawab atas masalah yang mungkin timbul.
Effendi Jitmau (Kepala Kampung Kona) dan Lusi Jitmau (Kepala Kampung Subiam) juga menekankan bahwa Kampung Nauwita secara fakta sudah berada di wilayah Ayamaru Utara Timur. Proses pemindahan sudah diajukan, namun belum ada tindak lanjut dari pemerintah pusat. Mereka meminta pemerintah memberi waktu untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten.
Menanggapi aksi ini, Kepala Distrik Ayamaru Utara, Albert Naa, dan Kepala Distrik Ayamaru Utara Timur, Anace Jitmau, hadir langsung. Keduanya berjanji akan meneruskan tuntutan warga ke tingkat kabupaten untuk segera diproses sesuai aturan.
Aksi ditutup dengan satu tuntutan tegas: Pemerintah kabupaten harus segera mengembalikan SK Kampung Nauwita ke Distrik Ayamaru Utara Timur. Septer Nauw kembali menegaskan bahwa aspirasi warga sudah jelas dan harus segera ditindaklanjuti.
(Gamaliel.K)