Aksi Tawuran Antara Siswa marak diKota Sorong, Orangtua Murid Bersama Dewan Guru Lakukan Bertemuan Terbuka

Aksi Tawuran Antara Siswa marak diKota Sorong, Orangtua Murid Bersama Dewan Guru Lakukan Bertemuan Terbuka

Sorong, Papua barat daya -  Orangtua murid SMKN 1 Kota Sorong PBD melakukan pertemuan bersama orang tua murid dan dewan Guru di Jalan Pendidikan, Kilometer 8, Malaingkedi, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Kamis (23/10/2025).

Tugas (PLt sekertaris Disdik kota Sorong Mahfud Kelibarin, bilang terkait pertemuan hari ini 

Tindak lanjut daripada Kejadian tawuran murid sejak 17 Oktober lalu. Ada salah satu peserta didik kami di sekolah menengah kejuruan SMK 1 Negara kota Sorong yang mengalami korban, kejadian tersebut pihak kepolisian sudah Melakukan tugasnya terkait insiden itu," Ucapan dia kepada wartawan disaat wawancarai. 

"Nah ini kita sambil menunggu proses, Lalu harapan kita adalah Kita sama-sama berpikir

Untuk bagaimana Menyikapi persoalan ini agar menemukan solusi. Kami tidak saling menyalahkan siapapun itu Entah anak itu sendiri Orang tua, pihak sekolah, pemerintah Pihak keamanan. 

 poin pentingnya adalah ke depan selalu berkolaborasi, bertanggung jawab penuh,

karena pendidikan ini berangkatnya mulai dari rumah sampai ke sekolah, kembali ke masyarakat, dan itu semua dibawa kendali pemerintah. selama diskusi dengan masyarakat ada sejumlah catatan dari masyarakat yaitu pemerintah juga bisa mencari solusi lain untuk meminimalisir masalah-masalah di kemudian hari.

Katanya dia terkait dengan sarana dan prasarana fasilitas pendidikan untuk bagi para murid itu kedepan akan menjadi catatan kami dari hasil pertemuan di internal dinas pendidikan. 

 kami akan berbicara di lintas bidang dan melaporkan itu kepada pimpinan, dan kami akan melaporkan secara berjenjang. Karena ini menyangkut dengan keputusan dari sisi pimpinan terkait dengan penganggaran," Tambahnya.

"Nah tentu itu semua akan menjadi harapan kita semua untuk bagaimana pemerintah hadir di semua sektor pendidikan. Kami sudah ketahui dengan program walikota terkait pendidikan gratis kita sudah sementara berjalan. Semua ini akan menjadi atasnya beliau, lalu Dinas Pendidikan diberikan tugas untuk mempunyai atensi yang sangat penting," Kata dia 

 Mahfud Kelibarin menekankan Terkait nota kesepakatan, sekolah punya hak untuk mengatur. Setiap sekolah secara regulasi kami harus diperhatikan. 

"Nah kita melihat harus ada regulasinya supaya tindakan yang diambil itu tidak salah.

Kami pun nanti tidak disalahkan di ambil keputusan. Tidak semena-mena tapi ada tahapan

Tindakan yang dilakukan terkait dengan pelanggaran, sangsinya apa dulu.Nah pada titik akhir itu baru eksekusi. Supaya tidak melanggar hak anak untuk mendapatkan pendidikan. Ini hak warga negara," Ujarnya Mahfud Gelibarin. (EW)