Satu Tahun Aksi Nyata Senator Matias Heluka: Kepemimpinan Sejati yang Merangkul dan Memberdayakan Rakyat Papua
Tepat satu tahun, pada tanggal 1 Oktober 2025, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Papua Pegunungan, Matias Heluka, S.H., M.H., telah menuntaskan tahun pertamanya berkarya sejak dilantik di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, pada 1 Oktober 2024. Dalam kurun waktu tersebut, proses pelayanannya sesuai visi dan misi telah membuktikan diri sangat terjangkau, tersentuh, dan dirasakan oleh berbagai komponen masyarakat dan mahasiswa di Papua, khususnya melalui kerja sama dengan organisasi gereja, ikatan, dan himpunan/komunitas mahasiswa.
Sosok Matias Heluka dikenal karena kesederhanaannya, sikap yang mudah beradaptasi (situasional), kelembutan, dan keramahan. Karakteristik ini menjadi landasan kuat yang menginspirasi kaum muda untuk terus belajar, berbuat, dan bermimpi lebih banyak. Dengan integritas yang telah teruji dalam hal intelektualitas, elektabilitas, karakteristik, dan rasionalitas, Matias Heluka telah menegaskan posisinya sebagai pimpinan dan benteng bagi rakyat Papua.
Kepemimpinan sejati, menurutnya, adalah kemampuan untuk mengubah paradigma yang merusak tatanan moral dan mengarahkan generasi melalui tindakan konkret, bukan sekadar sikap yang elitis atau gembar-gembor di media sosial. Menjadi pemimpin sejati bukanlah soal jabatan, pangkat, atau gelar, melainkan tentang dampak nyata yang ditinggalkan pada kehidupan orang lain. Jika kehadiran seorang pemimpin membuat banyak orang ingin tumbuh, berpikir lebih luas, dan hidup lebih baik, maka ia sedang memimpin, bahkan tanpa dukungan dana yang melimpah atau mikrofon.
Senator muda ini secara aktif menciptakan panggung silaturahmi yang merangkul masyarakat. Beberapa di antaranya termasuk kegiatan refreshing untuk generasi milenial pada 14 Januari 2025 di Pantai Hol, pertemuan dengan pemuda Kingmi di Kampung Harapan pada 15 Januari 2025, dan pesta makan bersama di Koya Koso pada 9 November 2024. Berbagai kegiatan ini menegaskan jiwa kepemimpinan yang merakyat, di mana ia menunjukkan bahwa seorang pemimpin hadir bukan karena profesi, tetapi karena kehadirannya menjadi titik balik yang membawa perubahan positif bagi banyak orang.
Matias Heluka juga membuktikan niat mulianya melalui tindakan kemanusiaan yang mendesak. Ia memberikan kontribusi langsung berupa bantuan kepada masyarakat yang mengungsi akibat konflik politik identitas. Bantuan nyata ini diberikan pada 5 Januari 2025 di posko pengungsian Oksibil, Distrik Oksob, serta untuk pengungsi dari Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Nduga, dan delapan kabupaten di Pegunungan Papua. Tindakan ini berlandaskan keyakinan bahwa satu tindakan kecil yang dilakukan sekarang lebih berdampak daripada seribu rencana yang tidak pernah diwujudkan. Kebaikan sejati hadir dalam aksi nyata, betapapun sederhana.
Kepemimpinan sejati bagi Senator Matias Heluka adalah tentang pelayanan, bukan tentang memerintah atau menunjukkan sikap superioritas di hadapan publik. Ini bukan soal diikuti oleh banyak orang, tetapi tentang menginspirasi seseorang untuk menjadi lebih baik dari dirinya yang kemarin. Kepemimpinan tumbuh dari konsistensi dalam kebaikan, ketulusan dalam tindakan, dan keinginan tulus untuk melihat orang lain bersinar.
Pemimpin sejati tidak berjalan di depan untuk sekadar dilihat, tetapi untuk menunjukkan arah. Ia tidak menguasai, tetapi memberdayakan. Ia tidak sekadar menciptakan pengikut, tetapi memunculkan pemimpin baru dari benih keberanian dan kepercayaan diri yang ditanamkan melalui tindakan nyata.
Mengutip Marcus Aurelius, seorang Kaisar dan filsuf Stoik, bahwa kekuasaan harus dijadikan pedoman untuk keteladanan: "Jadilah orang yang tidak perlu banyak bicara, tapi kehadirannya memperbaiki dunia." Dalam filosofi Stoikisme, seorang pemimpin sejati adalah orang yang hidup dalam kendali diri, berpegang pada kebijaksanaan, dan tidak gentar menghadapi kesulitan. Ia memimpin lewat kejelasan nilai dan perbuatan, bukan ancaman.
Tindakan-tindakan kecil yang dilakukan Senator Matias Heluka saat ini menjadi kekuatan dan sekaligus menabur benih untuk hari esok. Tindakannya telah menyentuh hati masyarakat, mahasiswa, dan khususnya generasi milenial, mengubah kehidupan, dan memotivasi mereka.
Semoga sikap dan ketulusan Senator Matias Heluka, S.H., M.H., sebagai Anggota DPD RI, terus dipertahankan sebagai alat untuk melayani masyarakat, karena jiwa besarnya adalah milik masyarakat kecil.
Ditulis oleh: Solengng Soll Kotaraja, 24 Oktober 2025