Komnas HAM Temukan Serpihan Peluru Tajam di Tubuh Korban Unjuk Rasa di Sorong
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Perwakilan Papua menemukan benda asing menyerupai serpihan peluru tajam dari tubuh Mikhael Welerubun, korban penembakan saat unjuk rasa di Kota Sorong. Temuan ini didapatkan setelah tim dokter RSUD Sele Be Solu melakukan operasi.
"Ditemukan benda asing menyerupai serpihan peluru tajam dari tubuh Sdr. Mikhael Welerubun," tulis Komnas HAM dalam hasil pemantauan tertulisnya.
Komnas HAM menduga kuat, gabungan aparat keamanan menggunakan peluru tajam saat mengendalikan massa. Hal ini menyebabkan Mikhael Welerubun tertembak di bagian lengan kiri dan tembus ke dada kiri.
"Diduga kuat bahwa dalam upaya pengendalian eskalasi massa di Kota Sorong, gabungan aparat keamanan juga melepaskan tembakan peluru tajam yang menyebabkan Sdr. Mikhael Welerubun tertembak dan mengalami luka serius," tulis Komnas HAM.
Berdasarkan keterangan tim dokter, luka pada tubuh korban akibat terkena benda tajam dengan kecepatan tinggi. Benda asing tersebut telah diserahkan oleh tim dokter kepada keluarga korban dan selanjutnya diserahkan kepada Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota pada 4 September 2025.
Saat ini, Polresta Sorong Kota masih melakukan penyelidikan dan telah berkoordinasi dengan Puslabfor Polda Papua untuk menguji serpihan benda asing tersebut. Namun, penyelidik masih membutuhkan bukti petunjuk berupa rekaman CCTV dari Kantor Kejari dan PN Sorong yang hingga kini belum diserahkan. Red