Perpustakaan Terapung Polresta Sorong Dorong Budaya Membaca Anak Pulau

Perpustakaan Terapung Polresta Sorong Dorong Budaya Membaca Anak Pulau

Satuan Polairud Polresta Sorong mengubah kapal patroli mereka menjadi perpustakaan terapung sebagai upaya untuk membangkitkan budaya membaca sejak dini di kalangan anak-anak yang tinggal di wilayah kepulauan. Program ini menyasar Pulau Raam dan disambut antusias oleh anak-anak setempat.


Program ini menjadi salah satu prioritas Polresta Sorong dalam meningkatkan literasi di daerah pesisir yang minim akses pendidikan. Setiap kali tiba di Pulau Raam, kapal perpustakaan terapung ini selalu ditunggu-tunggu oleh puluhan anak. Mereka tak sabar untuk menaiki kapal dan memilih buku-buku yang disediakan, mulai dari buku pelajaran hingga cerita anak.

Kapolresta Sorong, Kombes Pol. Army Siahaan, turut serta dalam kegiatan ini dan bahkan ikut mengajar anak-anak. Ia menekankan pentingnya menanamkan semangat nasionalisme di samping literasi.

“Kami melihat antusiasme anak-anak di pulau ini untuk membaca sangat tinggi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengoptimalkan program perpustakaan terapung ini,” ujar Kombes Army.

Salah satu anak yang merasakan manfaat dari program ini adalah Winka Fakdower, siswa kelas 6 SD. Ia mengaku senang bisa membaca buku-buku baru.

“Senang dengan adanya kegiatan perpustakaan untuk membaca buku,” kata Winka. “Selain mencari buku pelajaran, saya juga bisa membaca cerita Alkitab.”


Kegembiraan serupa juga diungkapkan oleh Akon Mirino, anak Pulau Raam lainnya. Ia mengaku senang bisa menemukan buku pelajaran matematika yang sulit ia dapatkan di kampungnya. “Saya mencari dan membaca buku matematika. Saya senang adanya perpustakaan terapung ini,” tutur Akon yang bercita-cita menjadi polisi.

Polresta Sorong berkomitmen untuk melanjutkan program perpustakaan terapung ini agar dapat menjangkau lebih banyak anak di wilayah pesisir dan kepulauan, sehingga akses pendidikan dan budaya membaca dapat merata. “Personel Polresta Sorong akan terus mendorong kemajuan literasi bagi anak-anak di wilayah pesisir dengan mengoptimalkan perpustakaan terapung,” tegas Kombes Army.

(Rabin.Y)